Surabaya - Konflik dualisme Persebaya Surabaya kembali memanas setelah kubu Persebaya Divisi Utama mendatangkan Subangkit sebagai pelatih yang menangani tim pada kompetisi musim 2011/2012. Direktur PT Mitra Muda Inti Berlian (MMIB) selaku pengelola Persebaya Divisi Utama, Diar Kusuma Putra, di Surabaya, Jumat, mengatakan, keputusan mengontrak Subangkit berdasarkan hasil rapat pengurus dan manajemen. "Kami sudah menjalin komunikasi dengan Subangkit sejak Senin (24/10) lalu dan baru kali ini bertemu secara langsung," katanya usai bertemu Subangkit di Kantor KONI Jatim. Sebelum mendatangkan Subangkit, PT MMIB pernah memperkenalkan Miroslav Janu sebagai calon pelatih Persebaya, kemudian batal. Setelah itu, muncul nama Freddy Muli yang juga pernah menangani Persebaya beberapa musim lalu. Subangkit dikontrak selama satu musim, tetapi Diar Kusuma tidak bersedia menyebutkan nilai kontrak yang diberikan kepada mantan pelatih Persela Lamongan dan Persema Malang itu. "Fokus kita sekarang adalah membentuk tim. Masih ada waktu kurang lebih dua bulan, karena kompetisi Divisi Utama diperkirakan baru dimulai pada Januari 2012," ujar Diar. Dengan keputusan PT MMIB tersebut, konflik dualisme Persebaya yang sebelumnya sempat mereda setelah ada keputusan merger dari PSSI, akhirnya kembali memanas. Selain berlaga di kompetisi Divisi Utama, Persebaya di bawah kendali PT Persebaya Indonesia pimpinan Cholid Goromah juga sudah mendaftarkan ikut kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI). Kondisi ini sama dengan yang terjadi pada kompetisi musim 2010/2011, yakni Persebaya DU dan Persebaya 1927 (berlaga di kompetisi LPI). Sementara itu, Subangkit enggan berkomentar soal konflik dualisme yang saat ini terjadi di Persebaya dan akan fokus mempersiapkan tim untuk menghadapi kompetisi Divisi Utama. "Saya siap membangun tim Persebaya DU yang berkualitas. Saya sudah punya rencana soal pemain-pemain yang akan direkrut," ujarnya. Menurut Subangkit, Persebaya sudah seperti rumah sendiri karena pernah membela klub berjuluk "Bajul Ijo" itu saat masih di perserikatan era 1980-an. Setelah kontraknya bersama Persela Lamongan berakhir, Subangkit sempat didekati manajemen Persik Kediri, tetapi belum sampai terjadi kesepakatan kontrak. (*)
Berita Terkait
Aksi Protes Bonek
2 April 2017 15:28
Persebaya 1927
8 Januari 2017 15:04
Bonek Segel Kantor PSSI Jatim
10 November 2016 22:45
Persebaya 1927 Kalahkan Persewangi
29 November 2015 22:30
Aksi Suporter Persebaya 1927
30 Agustus 2015 19:56
Aksi Suporter Persebaya 1927
28 Agustus 2015 18:50
Patrice Nzekou Korban Kedua Pencoretan Persebaya
27 Februari 2014 21:49
Persiram Tidak Takut Kekuatan Persebaya
17 Februari 2014 18:23
