Pasuruan - Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, akan merayakan hari jadi untuk pertama kalinya pada usia 1.082 tahun pada 18 September mendatang. Kadis Kominfo Kabupaten Pasuruan, Bambang Hariyanto, Jumat, menjelaskan, hari jadi Pemkab Pasuruan pada 18 September 929 Masehi sebenarnya sudah lama ditetapkan berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Pasuruan Nomor 8 Tahun 2007. "Penetapan hari jadi Kabupaten Pasuruan didasarkan pada Prasasti Cunggrang yang terdapat di Dusun Sukci, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol," katanya. Peringatan hari jadi dilakukan untuk memberikan kepastian hukum mengenai waktu terbentuknya Kabupaten Pasuruan serta diharapkan mampu menumbuhkan rasa memiliki dan kebanggaan masyarakat terhadap daerahnya. "Peringatan hari jadi akan diisi dengan kegiatan pameran pembangunan, karnaval, serta prosesi dan kirab budaya," katanya. Bambang Hariyanto menyebutkan, kegiatan peringatan hari jadi Kabupaten Pasuruan akan dimulai dengan melakukan Khataman Al Quran, tasyakuran, serta pergelaran wayang kulit di Dusun Sukci, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol, Minggu (18/9) pagi. Siangnya dilanjutkan dengan kirab pataka, dan replika prasasti Cunggrang dari Dusun Sukci hingga Taman Candra Wilwatikta Pandaan. Kirab akan diikuti sejumlah mobil dan 543 motor. Pada sore harinya di Taman Candra Wilwatikta Pandaan dilakukan prosesi hari jadi yang diikuti oleh pasukan pembawa bendera merah putih, pasukan pembawa replika prasasti, dan pasukan pembawa pataka. Selain itu, diiringi para pembawa "ancak" berupa hasil bumi, hasil laut, buah-buahan, sayur mayur, bunga, tumpeng gede. Ada pula kesenian tari jejer, kuda lumping, bantengan, dan "medley" Nusantara, sedangkan di panggung terbuka Taman Candra Wilwatikta Pandaan juga digelar sendratari Babad Tanah Pasuruan. Pada malam harinya dilanjutkan dengan pesta rakyat dengan pergelaran musik dangdut dengan artis Inul Daratista yang memang kelahiran Pasuruan. Di kompleks Taman Candra Wilwatikta Pandaan juga digelar pameran wisata, produk unggulan Kabupaten Pasuruan. Rangkaian kegiataan juga masih dilanjutkan lagi dengan "Festival dan Fashion Carnival" dari Terminal Pandaan hingga depan RM Cianjur pada 8 Oktober.
