Madiun - Enam penumpang mobil jip (jeep) yang merupakan satu keluarga terluka akibat kendaraannya menabrak bus di Jalan Raya Madiun-Ponorogo, tepatnya di Desa Kertosari, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Minggu. Saksi mata di lokasi kejadian mengatakan tidak ada korban jiwa pada peristiwa yang diakibatkan ban mobil jip yang pecah itu, namun korban luka langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soedono Madiun guna mendapatkan pertolongan medis. Menurut saksi mata bernama Rudi (43), tabrakan ini terjadi saat jip bernomor polisi AE-746-E itu melaju kencang dari arah Ponorogo menuju Madiun. Saat di lokasi kejadian, salah satu ban jip pecah dan menyebabkan laju kendaraan oleng hingga akhirya menabrak bus Bogor Indah bernomor polisi B-7848-XB, dari arah berlawanan. "Diduga, salah satu ban kendaraan jip pecah hingga mengakibatkan laju kendaraan oleng dan langsung menghantam bus yang datang dari arah berlawanan. Enam korban luka langsung dievakuasi warga ke rumah sakit terdekat," ujar Rudi kepada wartawan. Keenam korban luka tersebut adalah, pasangan suami istri, Agus (37) dan Yuli (32) warga Desa Kincangwetan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun. Selain itu, kedua anaknya yakni Villa (12) dan Finna (8) juga mengalami luka-luka serius, termasuk ibu kandung Yuli, Ny Titin (50), dan serta keponakannya, Akka (20). Menurut informasi di lapangan, keluarga Agus ini dalam perjalanan pulang dari Ponogoro ke rumah mereka di Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun. Mereka baru saja liburan berbelanja di Ponorogo. Nahas, saat perjalanan pulang, jip yang ditumpanginya mengalami pecah ban hingga terjadi tabrakan. Akibat tabrakan tersebut seluruh badan jip ringsek, sedangkan badan bus yang dikemudiakn oleh Suradi (51) warga Desa Sumberejo, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, hanya mengalami kerusakan ringan di bagian kanan depan. Saksi lain, Darno (56), mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi karena jarak jip saat oleng dengan bus terlalu dekat, sehingga jip langsung menghantam bus di lokasi kejadian. "Kejadiannya sangat cepat. Jip langsung menghantam bus sesaat setelah oleng akibat ban pecah," terang saksi Darno. Selain melukai sejumlah korban, kecelakaan ini juga menyebabkan arus lalu lintas dari Madiun ke Ponorogo dan sebaliknya macet selama beberapa jam. Kasat Lantas Polres Madiun, AKP Rahman, membenarkan kejadian kecelakaan ini. Hingga kini, pihaknya masih menyelidiki kasus ini lebih lanjut. "Kasus ini sudah kami tangani. Kini, kami masih mengembangkannya lebih lanjut," kata dia saat dihubungi.
Berita Terkait
Kabiro ANTARA Jatim raih gelar magister di UPNVJT dengan predikat cumlaude
24 Januari 2026 17:21
ANTARA silaturahim dengan Gubernur Khofifah di Grahadi
19 Januari 2026 20:55
Dewas ANTARA harap kinerja Biro Jatim terus tumbuh
17 Desember 2025 19:30
Konjen RRT-ANTARA Jatim masifkan penyebaran informasi positif dua negara
16 Desember 2025 19:45
DPR nilai pemberitaan ANTARA masih menjadi tolok ukur
16 Desember 2025 19:02
Ketua Fraksi PKS DPRD Jatim: ANTARA miliki karakter yang berbeda
16 Desember 2025 18:16
Kadis Kominfo Jatim apresiasi peran ANTARA jaga kualitas informasi
16 Desember 2025 17:02
Wagub Jatim: ANTARA berkontribusi cerdaskan masyarakat
16 Desember 2025 15:35
