Bandung - Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat berhasil menggagalkan pengiriman enam orang tenaga kerja ilegal yang akan berangkat ke luar negeri, di pintu masuk Tol Pasir Koja Kota Bandung, Selasa. Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Ditreskrim Polda Jabar Kompol Fatma Noer menuturkan, para tenaga kerja ilegal tersebut dibawa oleh seorang laki-laki oknum penyalur tenaga kerja asal Kota Bandung berinisial JA. "Pada mulanya, kami memperoleh nformasi dari salah seorang korban yang merasa dirugikan. Kemudian kami menindaklanjuti, kalau hari ini akan ada pemberangkatan tenaga kerja ke luar negeri dari Terminal Leuwipanjang," ujar Kompol Fatma Noer kepada wartawan. Menurutnya, keenam tenaga kerja ilegal yang terdiri dari lima laki-laki dan seorang perempuan itu akan dibawa ke Mapolda Jabar untuk dimintai keterangannya. "Mereka itu korban semuanya, tidak akan ditahan. Ini merupakan bentuk pencegahan kami agar kasus Darsem tidak terulang lagi," ujarnya. Ia menambahkan, oknum penyalur tenaga kerja ilegal itu, JA, bisa dijerat dengan UU Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perdagangan Manusia. Keenam tenaga kerja yang menumpangi bus Primajasa Jurusan Bandung-Tanjung Priok itu tampak kaget saat bus yang mereka tumpangi dihentikan polisi di ruas jalan sebelum masuk pintu Tol Pasir Koja Kota Bandung. "Ya sempet kaget, tadi pas mau masuk tol, tiba-tiba bus berhenti dan ada polisi," kata salah seorang korban, Yati. Yati mengatakan, oleh JA dirinya dijanjikan akan dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga di Malaysia dengan imbalan gaji sebesar Rp2 juta per bulan. "Katanya saya bakal kerja jadi pembantu rumah tangga di Malaysia, gajinya dua juta per bulan. Makanya saya tertarik," kata Yati.
Berita Terkait
Polisi ungkap dugaan jaringan "buzzer" serang produk skincare
26 Desember 2025 13:12
Benda diduga bom ditemukan di depan Gereja GKPS Kota Bandung
19 Desember 2025 13:00
Polda Jabar tetapkan Lisa Mariana tersangka video asusila
11 November 2025 11:24
Pelaku pembunuhan satu keluarga di Indramayu terancam hukuman mati
9 September 2025 15:07
Polisi ungkap motif sakit hati pelaku tega bunuh satu keluarga di Indramayu
9 September 2025 13:25
Ibu gantung diri, dua anaknya tewas diduga diracun di Bandung
5 September 2025 12:49
Polisi: Tembakan gas air mata ke Unisba dipicu serangan bom molotov
2 September 2025 10:11
Laga Persib vs Borneo FC ditunda imbas kerusuhan di Bandung
30 Agustus 2025 16:45
