Secara simbolis bantuan tersebut diserahkan Ketua BMPD Jember yang juga Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember Hestu Wibowo kepada Bupati Hendy Siswanto di Pendapa Wahyawibawagraha Jember, Kamis.
"Insan perbankan merasa peduli dan tergerak untuk berkontribusi membantu pemerintah dalam penanganan dan pencegahan memutus rantai penyebaran COVID-19," kata Hestu Wibowo.
Menurutnya, penyaluran dana bantuan sepenuhnya dipercayakan pada Pemkab Jember untuk disalurkan kepada warga, sehingga BMPD berharap bantuan itu dapat memberikan percepatan penguatan ekonomi warga selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.
"Bantuan tersebut akan dialokasikan kepada warga Jember yang terdampak langsung COVID-19 serta dalam bentuk percepatan penanganan-nya karena sangat di perlukan dengan cara sinergi dan kolaborasi dari masyarakat Jember," tutur-nya.
Bantuan senilai Rp150 juta serta sembako dan obat-obatan tersebut nantinya akan dibagikan kepada warga yang terkena dampak akibat PPKM Darurat seperti pedagang kaki lima, warga yang sedang isolasi mandiri serta tenaga kesehatan.
Sementara Bupati Jember Hendy Siswanto mengucapkan terima kasih kepada pihak perbankan yang memberikan bantuan sosial kepada warga yang terdampak pandemik COVID-19 terutama saat PPKM Darurat.
"Itu bagian dari kepedulian bersama terhadap pandemik COVID-19, kriteria penerima bantuan ini warga yang positif sedang isolasi mandiri karena mereka tidak bisa bekerja, sehingga kami beri bantuan dan warga yang tidak mampu," ujarnya.
Ia mengimbau seluruh masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan karena PPKM Darurat tidak akan berhasil mengendalikan penyebaran COVID-19, jika tidak di dukung masyarakat maka pemberlakuan PPKM Darurat akan percuma.
"Pemerintah sudah mengeluarkan regulasi-regulasi, namun aturan itu tidak akan berhasil kalau tidak ada dukungan dari masyarakat Jember," ujarnya.
Pewarta: Zumrotun SolichahEditor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026