Surabaya (ANTARA) - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Kota Surabaya, Jawa Timur, mencatat ada penambahan sekitar 10 ribu pelanggan baru memasuki triwulan pertama tahun 2020.

Dirut PDAM Surabaya, Mujiaman, di Surabaya, Kamis, mengatakan 10 pelanggan baru tersebut merupakan pelanggan dengan kategori tempat tinggalnya di lahan perkeretaapian, makam, dan lahan yang bukan hak milik.

"Tingginya permintaan master meter PDAM di masyarakat, merupakan faktor tambahnya pelanggan baru PDAM," ujarnya.

Ia menjelaskan master meter merupakan meteran yang dikhususkan bagi warga tidak mampu, namun tetap membutuhkan air bersih. Sedangkan, biaya pemasangan meteran dibantu PDAM dengan sistem subsidi silang yaitu pelanggan kelas menengah atas ikut membantu pemasangan air bersih dengan master meter ke rumah warga tidak mampu.

"Dengan pelanggan baru tersebut, total jumlah pelanggan PDAM saat ini sudah mencapai 580 ribu pelanggan," katanya.

Menurut dia, dari 580 ribu pelanggan, pelanggan rumah tangga mengkontribusi 80 persen dari total pelanggan, sisanya pelanggan bisnis dan industri.

Namun, kata Mujiaman, dari sisi pendapatan perusahaan, pelanggan bisnis dan industri sangat besar dibandingkan pelanggan rumah tangga.

Sementara untuk program pemasangan pipa baru PDAM, kata dia, ada lonjakan signifikan yaitu lima kali lipat dari tahun-tahun sebelumnya. Dari sebelumnya 10 kilometer menjadi 50 kilometer per tahun.

"Tapi kami merasa itu masih kurang, seharusnya 100 kilometer per tahun, namun sudah meningkat signifikan untuk pemasangan pipa baru PDAM," ujarnya.

Ia kembali menambahkan untuk pemasangan pipa baru, PDAM harus berkoordinasi dengan Dishub Surabaya dan kepolisian agar tidak mengganggu jalan dan penumpukan pipa air.

"Yang pasti kinerja PDAM terus meningkat signifikan dengan target seluruh warga dapat teraliri air bersih PDAM," katanya.(*)

 

Pewarta: Abdul Hakim
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026