Meotel promosikan kopi Jember melalui ajang "Barista Fun Battle"

id jember barisa fun battle,promosikan kopi jember,moetel jember by dafam hotels

Meotel promosikan kopi Jember melalui ajang

Suasana kompetisi meracik kopi dalam Jember Barista Fun Battle di Meotel Jember By Dafam Hotels. (ANTARA Jatim/Zumrotun Solichah)

Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Meotel Jember By Dafam Hotels mempromosikan kopi Jember melalui kegiatan Jember Barista Fun Battle, East Java Open 2019 dengan kompetisi manual brewing competition dan latte art di Hotel Moetel Jember, Jawa Timur, pada 23-24 Agustus 2019.

"Kami ingin terlibat dalam mempromosikan kopi yang ada di Kabupaten Jember dengan membuat sebuah ajang kompetisi barista," kata Manajer Meotel Jember by Dafam Helman Dedy Choandra di Jember, Sabtu.

Menurut ia, Kabupaten Jember merupakan salah satu penghasil kopi unggulan di Indonesia yang sudah mengekspor produk kopinya ke penjuru nusantara, bahkan luar negeri.

"Dengan adanya potensi besar tersebut, Moetel Jember ingin mempromosikan kopi Jember karena biji kopi yang dipakai dalam kegiatan manual brewing adalah kopi jenis Arabica  Jember," tuturnya.

Ia menjelaskan kegiatan kompetisi barista itu merupakan even yang di selenggarakan untuk kedua kalinya di Meotel Jember by Dafam Hotels dan menjadi ajang silaturahim untuk para pecinta kopi dimanapun mereka berada, sehingga diharapkan menjadi kegiatan tahunan bagi Meotel Jember. 

"Kompetisi barista tahun ini bisa dikatakan memiliki skala lebih luas dibanding sebelumnya, sehingga peserta dari luar provinsi dapat pula turut serta dalam ajang tersebut," katanya.

Tidak hanya kompetisi manual brewing maupun latte art, Meotel Jember juga mengadakan kelas terbuka bagi penyandang disabilitas, sehingga mereka akan diberikan ilmu pengetahuan tentang kopi.

"Diharapkan dengan adanya kelas tersebut bisa memberikan ilmu tambah bagi penyandang disabilitas, bahkan ada tiga peserta yang mewakili Persatuan Penyandang Cacat (Perpenca) Jember dalam Jember Barista Fun Battle kali ini," ujarnya.

Ia mengatakan kopi bisa dinikmati siapa saja, sehingga kompetisi barista tidak hanya untuk kelompok tertentu dan siapa saja boleh ikut, termasuk kawan-kawan difabel.

"Pada saat kompetisi latte art, ada 10 peserta difabel dari komunitas yang sama mengikuti pelatihan latte art, sehingga diharapkan bisa bermanfaat bagi mereka," katanya.

Sementara perwakilan Perpenca Jember Sugiarto mengaku senang dan bangga bisa mengikuti kompetisi barista tersebut dan kompetisi itu baru diikuti nya, sehingga pihaknya mendapat pelatihan singkat selama tiga jam sebelum kegiatan Jember Barista Fun Battle.

"Tidak sedikit anggota Perpenca yang terlibat dalam bisnis kopi, namun jarang ada yang mengajak kalangan difabel untuk pelatihan barista, apalagi berkompetisi untuk meracik kopi," tuturnya.

Ia menjelaskan, pengalamannya mengikuti kompetisi barista dan ilmu meracik kopi yang didapat tersebut akan dibagikan kepada anggota komunitas Perpenca Jember lainnya, sehingga dapat bermanfaat bagi komunitas difabel lainnya yang berkecimpung di dunia bisnis kopi.

Dalam kompetisi manual brewing, salah seorang peserta dari Perpenca Dafir berhasil menyabet juara dua yang mendapat hadiah Rp750 ribu dan bingkisan dari Moetel Jember By Dafam Hotels.

Jember Barista Fun  Battle  East Java Open 2019 menghadirkan salah satu juri nasional Qiqie Biant yang telah memiliki sederet pengalaman serta prestasi dari profesinya sebagai senior barista sekaligus paktisi kopi dan pemilik salah  satu kafe yang  mengangkat kopi  sebagai produk unggulannya.
Pewarta :
Editor: Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar