Mengunjungi pabrik mobil GAC NE di Guangzhou

id GAC NE, mobil listrik

Mengunjungi pabrik mobil GAC NE di Guangzhou

Salah mobil jenis SUV yang diproduksi pabrik GAC NE. (Istimewa)

Kami sangat peduli dan mendukung terhadap semua upaya perlindungan pada lingkungan.
Guangzhou (ANTARA) - Pertumbuhan ekonomi China umumnya ditopang oleh industri manufaktur, seperti produk telepon seluler dan mobil. Produk-produk mobil asal China kini telah banyak ditemui di jalanan di Indonesia, salah satu yang cukup dikenal adalah Wuling.

Selain produk Wuling, China juga memiliki pabrik mobil, yakni GAC NE yang bermarkas di Distrik Panyu, Kota Guangzhou, Provinsi Guangdong. Wartawan Antara, Candra Hamdani, Zabur Karuru (fotografer) dan Masuki M Astro bersama sejumlah media lainnya dari Surabaya dan Semarang berkesempatan mengunjungi pabrik yang menempati areal seluas 47.682 meter persegi itu, beberapa waktu lalu.

Pabrik yang dioperasikan oleh 100 persen mesin otomatis itu mampu memproduksi 200.000 mobil setiap tahunnya, dengan varian enam jenis, antara lain jenis sedan dan SUV.

Staf Pemasaran GAC New Energy Automobile Co. LTD Deng Kaisheng menjelaskan bahwa pabrik itu kini mempekerjakan total 1.100 karyawan. Produk mobil dari pabrik itu sudah menggunakan bahan bakar energi terbarukan, yakni bertenaga listrik dan sejumlah mobil dibuat dengan autodrive, sesuai pemesanan dari konsumen.

Untuk mobil dengan pengendara automatic itu, konsumen haru mengajukan pemesanan terlebih dahulu serta menambah biaya sekitar 12.000 Yuan atau sekitar Rp24 juta dari harga normal. Untuk jenis sedan, harga mobil itu sekitar 159.000 Yuan (Rp318 juta) hingga 250.000 Yuan (Rp500 juta), sementara yang jenis SUV sekitar Rp600 juta.

Untuk konsumen yang menginginkan produk autodrive bisa memantau pengerjaan pesanan mobil mulai dari awal hingga mobil siap pakai. Pabrik ini sudah merealisasikan Industri 4.0 dan hampir semua pengerjaan sudah menggunakan sistem robot, kecuali hal-hal tertentu yang memang masih membutuhkan tenaga manusia.

"Produk kami telah dipasarkan ke 16 negara, antara lain Rusia, Kamboja, Eropa Utara, Swedia, Israel dan Brazil," katanya saat mendampingi Direktur Penjualan dan Pemasaran GAC NE Chen Wan, kepada sejumlah wartawan.

Ia menjelaskan lima ke depan pihaknya akan membangun unit pabrik baru sehingga kapasitas produksi direncanakan mencapai 400.000 unit per tahun. Untuk menunjang kebutuhan karyawan, pihaknya juga akan membangun 2.000 unit apartemen yang semuanya menggunakan listrik tenaga surya.

"Kami sangat peduli dan mendukung terhadap semua upaya perlindungan pada lingkungan," katanya.

Untuk mendukung pengembangan pbrik mobil menggunakan energi baru terbarukan itu, GAC Ne juga mendirikan tiga pusat penelitian yang ada di Amerika Serikat. 

Mengenai kemampuan baterei dari mobil itu, total bisa digunakan untuk 630 KM.  Pada pengisian selanjutnya, baterei bisa diisi daya dengan lama delapan jam (normal) dan pengisian cepat bisa dilakukan hanya 30 menit. (*)
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar