Pemkab Sidoarjo sediakan 1.400 lowongan pekerjaan

id Pemkab Sidoarjo, bursa kerja sidoarjo, lowongan kerja

Pemkab Sidoarjo sediakan 1.400 lowongan pekerjaan

Pelaksanaan bursa kerja di Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur (Indra)

Pemerintah akan terus berusaha supaya para pencari kerja yang ada di Sidoarjo ini bisa mendapatkan pekerjaan mereka
Sidoarjo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur membantu menyediakan 1.400 lowongan pekerjaan dari berbagai perusahaan di kabupaten setempat dalam kegiatan "Milenial Sidoarjo Expo (Midex) atau Job fair 2019" di GOR Sidoarjo, Jawa Timur.

Bupati Sidoarjo Saifullah saat dikonfirmasi di Sidoarjo, Rabu mengatakan, kegiatan itu diselenggarakan untuk membantu mempertemukan antara para pencari kerja dengan perusahaan yang sedang membutuhkan pekerja di Kabupaten Sidoarjo.

"Pemerintah akan terus berusaha supaya para pencari kerja yang ada di Sidoarjo ini bisa mendapatkan pekerjaan mereka," katanya di sela pembukaan kegiatan itu.

Ia mengakui, jika tahun ini jumlah lowongan yang disediakan menurun jika dibandingkan dengan akhir tahun 2018 lalu yang jumlahnya sekitar 2.158 lowongan.

"Hal itu karena banyak di antara perusahaan yang saat ini banyak menggunakan tenaga mesin dalam proses produksi mereka," ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Apindo supaya para pengusaha itu bersinergi dengan Pemkab Sidoarjo dalam hal pemenuhan pencari kerja ini.

"Kami juga melakukan beberapa kegiatan lainnya seperti pengembangan sektor ekonomi kreatif karena sektor ini tidak diganti mesin," ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga memberikan pelatihan kewirausahaan supaya bisa bersaing dengan tenaga kerja asing.

"Kami mau tenaga kerja Indonesia, dibutuhkan perusahaan besar, salah satunya seperti perusahaan kapal sebanyak 35 ribu pegawai yang dicari dari Sidoarjo," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Tenaga Kerja Pemerintah Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati mengatakan setiap tahun pelaksanaan bursa kerja ini dilaksanakan dua kali yakni bulan Juni dan November.

"Ke depan kami akan mengembangkan bursa kerja khusus dengan melibatkan SMK sehingga memudahkan para perusahaan melihat potensi dari siswa SMK di Sidoarjo ini," katanya.

Selain itu, pelaksanaan bursa kerja ini tidak akan digelar tatap muka langsung, karena ke depan akan dibuat dengan sistem dalam jaringan.

"Hal ini bertujuan untuk mempermudah pelaksanaan bursa kerja sehingga tidak terjadi desak-desakan," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya saat ini juga terus mendorong kepada perusahaan untuk terus berinvestasi di Kabupaten Sidoarjo sehingga peluang pekerjaan masih terbuka lebar.

"Kami akan terus berusaha mencari perusahaan-perusahaan mana saja yang membuka lowongan sehingga masyarakat bisa dengan mudah mencari pekerjaan sesuai dengan minat dan kemampuannya," ujarnya.
Pewarta :
Editor: Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar