"Charismatic Night Carnival" semakin mantap menjadi tujuan wisata Kota Madiun

id Charismatic Night Carnival (CNC),Charismatic Night Carnival (CNC) Madiun,CNC Kota Madiun,CNC 2019,Kota Madiun,Pemkot Madiun,Didik Nini Thowok,Didik Nini Thowok ikuti CNC,wisata kota madiun,budaya madiun,hari jadi kota madiun,HUT kota Madiun,pecel pincuk

Seniman Didik Nini Towok saat tampil dalam ajang "Charismatic Night Carnival" (CNC) tahun 2019 di Kota Madiun, Jawa Timur, Jumat (21/6) malam. Ajang yang digelar dalam rangka peringatan hari jadi ke-101 Kota Madiun tersebut mengusung tema Harmoni Nusantara. (ANTARA Jatim/Louis Rika)

Malam ini gelaran CNC 2019 sangat luar biasa. Diharapkan ke depan CNC Kota Madiun ini bisa menjadi tujuan wisata, paling tidak di Jawa Timur bagian barat
Madiun (ANTARA) - Wali Kota Madiun Maidi menyatakan kegiatan "Charismatic Night Carnival" (CNC) yang kembali digelar pada tahun 2019 ini semakin mantap untuk dijadikan agenda dan tujuan wisata di Kota Madiun, Jawa Timur.

CNC yang digelar dalam rangka memperingati hari jadi ke-101 Kota Madiun tersebut mengusung tema "Harmoni Nusantara" dan dipastikan lebih semarak dari tahun sebelumnya. 

"Malam ini gelaran CNC 2019 sangat luar biasa. Diharapkan ke depan CNC Kota Madiun ini bisa menjadi tujuan wisata, paling tidak di Jawa Timur bagian barat," ujar Maidi kepada wartawan seusai gelaran CNC pada Jumat (21/6) tengah malam.

Menurut dia, pada tahun-tahun mendatang, CNC harus digelar lebih baik lagi, di antaranya dengan melibatkan lebih banyak peserta, terlebih peserta dari luar daerah.

"Di tahun mendatang, jauh-jauh hari kami akan mengundang pemerintah daerah lain untuk terlibat menjadi peserta, sehingga CNC bisa lebih semarak lagi," kata Wali Kota yang baru dilantik akhir Mei lalu.

Selain sebagai tujuan wisata, CNC juga menjadi ajang untuk mempromosikan keunggulan dan keunikan budaya Kota Madiun kepada masyarakat luas, baik di wilayah Madiun sendiri maupun luar Kota Madiun. 

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Madiun Agus Purwowidagdo mengatakan tema CNC Harmoni Nusantara yang diangkat tahun ini memiliki makna perayaan hari jadi ke-101 Kota Madiun berkaitan dengan seni, budaya, wisata, dan olahraga.

Sehingga, dalam CNC 2019 tidak hanya menampilkan kekhasan Kota Madiun, namun juga menonjolkan berbagai budaya nusantara yang menjadi satu dalam harmoni Bangsa Indonesia. Tak ayal, dalam CNC tahun 2019 para peserta menyuguhkan konsep berbagai budaya daerah di tanah air, di antaranya dongkrek, reog, barongsai, dan banyak lainnya. 

Adapun pada tahun sebelumnya CNC digelar pada momen yang sama dengan tema "Explore The Beauty of Madiun City". Melalui tema itu Pemkot Madiun berupaya menyuguhkan potensi yang dimiliki Kota Madiun. Di antaranya ditampilkan peragaan busana batik khas Kota Madiun oleh peserta karnaval. Serta tampilan lampion berbentuk jajanan khas Kota Madiun, di antaranya madumongso.

Agus menjelaskan antusias warga Kota Madiun untuk terlibat dalam CNC sangat luar biasa. Terbukti tahun ini jumlah peserta meningkat signifikan dari tahun lalu. Dimana pada CNC tahun 2018 hanya diikuti sekitar 31 kontigen, pada CNC tahun 2019 naik mencapai 55 peserta atau kontingen.

Para peserta CNC di antaranya berasal dari berbagai OPD di Kota Madiun, sekolah, BUMD, BUMN, pihak swasta, dan berbagai komunitas seni, budaya, dan olahraga di Kota Madiun. Selain itu juga ada peserta dari luar kota seperti dari Kabupaten Madiun, Kabupaten Ponorogo, dan Kabupaten Magetan. Bahkan Seniman tingkat nasional Didik Nini Thowok juga tampil dalam CNC 2019 di Kota Madiun.

Selain peserta lebih banyak, rute kegiatan CNC juga lebih panjang dari tahun lalu. Untuk tahun ini, CNC mengambil rute start dari Jalan Pahlawan di depan gedung Balai Kota Madiun, kemudian lanjut Jalan Cokroaminoto, Jalan Musi, dan berakhir di Jalan Agus Salim di titik depan SMPN 2 Madiun. 

Adapun, CNC tahun 2019 dibuka dengan tarian khas Kota Madiun yang menceritakan perjuangan tokoh wanita Retno Dumilah dalam membangun wilayah Madiun. 

Ia menambahkan, masih dalam rangkaian kegiatan hari jadi ke-101 tahun, Pemkot Madiun juga menggelar Panggung Gembira Indosiar yang berlangsung pada 22-23 Juni. Kegiatan ini bisa dibilang puncak peringatan Hari Jadi. Dijadwalkan terdapat 21 artis ibu kota yang akan menghibur selama gelaran dua hari dua malam tersebut. Kegiatan itu juga disiarkan secara langsung di stasiun televisi Indosiar.

Kemudian Festival Pencak Silat dan Pecel Pincuk yang merupakan rangkaian dari Panggung Gembira Indosiar. Festival Pencak Silat dan Festival Pecel Pincuk dijadwalkan Sabtu 22 Juni mulai pukul 07.00 WIB yang digelar di Alun-alun Madiun. Sebanyak 15 ribu pecel pincuk dibagikan gratis untuk masyarakat. 

Selain itu, masih ada Pagelaran Budaya Wayang Orang, Madioen Tempo Doeloe, Festival Kuliner Nusantara, Gowes Onthelis, serta Seni Pencak Silat Nusantara. 

Adapun Seni Pencak Silat Nusantara jilid II ini dijadwalkan 25-27 Juli di Gor Wilis Kota Madiun. Kegiatan bertaraf nasional tersebut, rencananya akan dibuka Menpora Imam Nahrawi dan sekaligus sebagai penutup rangkaian kegiatan perayaan dan peringatan Hari Jadi ke-101 Kota Madiun.

Salah satu penonton, Antin mengaku sangat terhibur dengan kegiatan CNC yang digelar untuk kedua kalinya itu di Kota Madiun. "Acaranya bagus dan lebih atraktif jika dibandingkan dengan kegiatan karnaval atau pawai pada umumnya," kata Kartiko yang merupakan warga Kota Madiun tersebut.

Ia berharap, CNC Kota Madiun nantinya bisa seperti Jember Fashion Carnival (JFC). Sehingga menjadi ikon di Kota Madiun dan bisa diikuti peserta di berbagai daerah di tanah air dan juga manca negara.
Pewarta :
Editor: Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar