Jalur SBMPTN, Unair prioritaskan pendaftar Bidikmisi dan Komitmen Khusus

id Unair, sbmptn, bidikmisi, mohammad nasih

Jalur SBMPTN, Unair prioritaskan pendaftar Bidikmisi dan Komitmen Khusus

Rektor Unair Prof Mohammad Nasih. (Humas Unair)

Jadi mungkin saja nilai UTBK yang rendah diterima sementara yang tinggi tidak diterima. Bisa jadi karena yang diterima komitmen masuk 'double degree'
Surabaya (ANTARA) - Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menyatakan akan memprioritaskan pendaftar dari jalur Bidikmisi dan Komitmen Khusus pada jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) yang telah dibuka sejak 10 Juni 2019.

Rektor Unair Prof Mohammad Nasih di Surabaya, Selasa mengatakan, pihaknya akan memberikan pertimbangan khusus untuk pendaftar jalur bidikmisi, serta pendaftar dengan komitmen menempuh "double degree" ataupun "student outbond" di luar negeri selain nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

"Skor pendaftar bidikmisi akan kami tambah. Jadi pendaftar bidikmisi yang skornya rendah tapi bisa bersaing dengan skornya tinggi. Sehingga kami bisa memberi peluang bagi calon mahasiswa yang tidak mampu," katanya.

Selain itu, Unair juga memberi peluang bagi calon mahasiswa yang akan ikut program "double degree" maupun program "full time outbond" di luar negeri selama satu semester. Sehingga bobot nilainya akan disesuaikan. 

"Jadi mungkin saja nilai UTBK yang rendah diterima sementara yang tinggi tidak diterima. Bisa jadi karena yang diterima komitmen masuk 'double degree'," ujar Nasih.

Komitmen tersebut, sambung Nasih, merupakan kesanggupan pendaftar SBMPTN untuk mengambil program "double degree" maupun "student outbond" dengan biaya mandiri.

"Mereka yang punya komitmen 'double degree', 'student outbond' akan kami siapkan formulir komitmen. Ini berupa pernyataan jika diterima akan menjalani outbond dengan biaya mandiri ke berbagai negara kecuali Afrika," tuturnya.

Nasih menjelaskan untuk memastikan jalannya komitmen tersebut, kemungkinan besar akan ada pertimbangan jaminan dana pendidikan yang harus disertakan. Pendaftar harus datang langsung ke Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Unair bersama orang tua untuk menyatakan komitmennya. 

"Bukan hanya punya komitmen tapi tidak disampaikan ke kami. Ya tidak akan kami pertimbangkan," ucapnya.

Meski memberikan komitmen studi "double degree", "student outbond" maupun bidikmisi, nilai UTBK akan tetap menjadi acuan Unair dalam SBMPTN kali ini. Nasih menegaskan pendaftar SBMPTN dengan nilai UTBK rendah akan sulit diterima.

Sementara itu program double degree di Unair baru dibuka di lima prodi yaitu Akuntansi, Psikologi, Manajemen, Ekonomi Islam dan Fakultas Kedokteran Gigi.

Sedangkan program student outbond dilakukan di tiap semester dengan kerja sama berbagai universitas di berbagai negara.
Pewarta :
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar