Pemkot Madiun alokasikan Rp158,4 miliar dukung program Kota Layak Anak

id Kota Layak Anak,Kota Madiun Kota Layak Anak,Pemkot Madiun,kota Madiun

Pemkot Madiun alokasikan Rp158,4 miliar dukung program Kota Layak Anak

Ilustrasi - Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PP dan PA) Kota Madiun Heri Suwartono saat menerima penghargaan sebagai kota layak anak tahun 2018 untuk kategori Pratama dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise. (Diskominfo Kota Madiun)

Dengan dana sebesar itu harapannya bisa mengover persoalan KLA di Kota Madiun
Madiun (ANTARA) - Pemerinah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur mengalokasikan dana sebesar Rp158,4 miliar pada tahun 2019 guna mendukung program Kota Layak Anak (KLA) di wilayah setempat yang tersebar di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

"Dengan dana sebesar itu harapannya bisa mengover persoalan KLA di Kota Madiun," ujar Kabid Perlindungan Perempuan dan Hak Anak, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Madiun, Sri Marhaendradatta kepada wartawan, Senin.

Pihaknya merinci dana ratusan miliar tersebut di antaranya digunakan untuk penguatan kelembagaan sebesar Rp1,3 miliar; hasil sipil dan kebebasan Rp1,2 miliar; lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif Rp1 miliar; serta kesehatan dasar dan kesejahteraan Rp56,1 miliar.

Kemudian, pendidikan pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya Rp97,5 miliar; serta anggaran perlindungan khusus anak sebesar Rp1 miliar.

Pihaknya menjelaskan, Kota Madiun sudah berhasil meraih predikat KLA dua tahun berturut-turut sejak 2017. Menurutnya, untuk menjadi KLA diperlukan perencanaan dan penanganan yang terintegrasi antara pemerintah, penegak hukum, dunia usaha, dan masyarakat. 

Ada lima klaster konvensi hak anak di era otonomi daerah yang diwujudkan dalam KLA. Di antaranya hak sipil dan kebebasan; lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif; kesehatan dan kesejahteraan; pendidikan, pemanfaatan waktu luang, dan kegiatan budaya; serta perlindungan khusus. 

"Kota Madiun untuk tahun ini masuk dalam dua nominasi KLA, yaitu sekolah ramah anak dan puskesmas ramah anak," kata dia.

Pihaknya berharap orang tua maupun pemangku kepentingan lainnya yang ada serius dalam pemenuhan hak-hak anak. Sehingga predikat Kota Layak Anak di Kota Madiun dapat dipertahankan dan kesejahteraan anak-anak setempat terjamin. (*)
 
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar