Kejari Kediri Kaji Temuan Buku Diduga Berisi Ajaran Komunis

id buku kabupaten kediri ,ajaran komunis,dandim kediri ,Wakil Bupati Kediri Masykuri

Kejari Kediri Kaji Temuan Buku Diduga Berisi Ajaran Komunis

Sejumlah buku yang diamankan oleh petugas dari toko di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, karena diduga berisi ajaran komunis di Koramil 0809/11 Pare, Kamis (27/12). Antara Jatim/ Asmaul Chusna

Akan kami lihat sesuai dengan aturan yang ada, sesuia dengan UU perbukuan. Kami punya tugas pengawasan barang cetakan, sehingga kami kerja sama dengan dandim, pemangku kebijakan akan kami kaji dulu apakah buku dengan judul itu mengandung (ajaran komunis) atau tidak
Kediri (Antaranews Jatim) - Kejaksaan Kabupaten Kediri, Jawa Timur, akan mengkaji temuan buku yang diduga berisi ajaran komunis yang sudah diamankan oleh petugas gabungan di Kabupaten Kediri, sebagai upaya preventif mengantisipasi penyebaran buku yang pahamnya dilarang di NKRI.

"Akan kami lihat sesuai dengan aturan yang ada, sesuia dengan UU perbukuan. Kami punya tugas pengawasan barang cetakan, sehingga kami kerja sama dengan dandim, pemangku kebijakan akan kami kaji dulu apakah buku dengan judul itu mengandung (ajaran komunis) atau tidak," kata Kejari Kabupaten Kediri Subroto di Kediri, Kamis.

Ia juga mengatakan, buku yang beredar itu juga akan diteliti apakah cetakan baru atau lama. Jika terbukti memenuhi unsur yang dilarang, dari kejari juga akan melakukan tindakan hukum.

Sementara itu, Wakil Bupati Kediri Masykuri mengatakan pemkab tentunya koordinasi dengan dandim maupun kejaksaan negeri serta pihak terkait lainnya untuk menentukan keputusan terkait buku yang beredar tersebut.

"Kami koordinasi dengan dandim. Yang berhak menentukan buku itu tidak boleh beredar adalah jaksa. Jadi ini juga oleh kajari sudah dikonsultasikan, nanti buku itu layak edar atau tidak," kata dia.

Wabup juga meminta agar masyarakat tetap tenang dan tidak berasumsi maupun opini apapun terkait dengan temuan itu. Pemkab juga tetap ikut mengawasi peredaran buku terutama di Kabupaten Kediri, sebagai bagian preventif dari hal-hal yang tidak diizinkan untuk diedarkan.

Sebelumnya, sekitar 160 buku dengan berbagai judul yang diduga ada ajaran komunis diamankan oleh petugas gabungan dari Kodim 0809 Kediri, Polres Kediri, hingga Kesbangpol Kabupaten Kediri.

Ajaran komunisme di Indonesia dilarang. Hal itu sesuai dengan Tap MPRS Nomor XXV Tahun 1966 tentang pembubaran Partai Komunis Indonesia, bahwa PKI merupakan organisasi terlarang di seluruh wilayah NKRI, sehingga dalam penanganan berpedoman pada UU yang berlaku demi penegakan hukum.

Buku itu diamankan dari dua pemilik. Ada tiga toko buku, yang ada di Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri di area kampung inggris. Toko buku itu adalah toko Q - Ag 1 dan 2, serta toko Ab. Secara total, terdapat sekitar 160 buku yang diamankan dari lokasi toko buku tersebut. (*)
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar