HUT Ke-41, BPJS Ketenagakerjaan Madiun Gelar Pasar Murah

id BPJS Ketenagakerjaan,BPJS Ketenagakerjaan Madiun,Pasar Murah Bersama BPJS Ketenagakerjaan,sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan,peserta BPU,bukan penerima upah

HUT Ke-41, BPJS Ketenagakerjaan Madiun Gelar Pasar Murah

Suasana kegiatan pasar murah yang diadakan oleh BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madiun di halaman kantor setempat, Kamis (6/12/2018). Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-41 dan bentuk tanggung jawab sosial lingkungan BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat. (Antarajatim/Louis Rika)

Pelaku UMKM adalah mitra kami. Para pelaku ini berpotensi untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dari sektor bukan penerima upah
Madiun (Antaranews Jatim) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Madiun, Jawa Timur, menggelar pasar murah dalam rangka memperingati HUT ke-41 sebagai bentuk kepedulian BPJS ketenagakerjaan terhadap masyarakat.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madiun R Edy Suryono di Madiun, Kamis sore, mengatakan, kegiatan Pasar Murah Bersama BPJS Ketenagakerjaan tersebut menyasar pada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Madiun dan warga di lingkungan sekitar kantor BPJS setempat.

"Sasaran pasar murah ini selain warga sekitar juga para pelaku UMKM. Kenapa UMKM, karena pelaku UMKM merupakan potensi bagi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan," ujar Edy di sela kegiatan pasar murah.

Adapun bahan pokok yang dijual dalam pasar murah tersebut, setiap paketnya terdiri dari beras 5 kilogram, minyak goreng 4 liter, dan gula pasir 2 kilogram dengan nilai barang Rp150 ribu.

"Tetapi dalam pasar murah ini, barang-barang tersebut dijual dengan harga Rp75 ribu atau mendapat diskon 50 persen dari harga normal," katanya.

Edy menjelaskan kegiatan ini juga merupakan bentuk tanggung jawab sosial lingkungan BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat Kota Madiun. Terdapat 300 paket bahan pokok murah yang dijual dalam kegiatan tersebut. 

Ia menambahkan, kegiatan Pasar Murah Bersama BPJS Ketenagakerjaan juga sebagai media BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madiun untuk melakukan sosialisasi program-program BPJS Ketenagakerjaan, terutama bagi kepesertaan bukan penerima upah (BPU).

"Pelaku UMKM adalah mitra kami. Para pelaku ini berpotensi untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dari sektor bukan penerima upah," katanya.

Pihaknya terus berupaya agar para pekerja di wilayah Madiun menjadi peserta dan terlindungi dengan program BPJS Ketenagakerjaan. Terutama, bagi mereka yang bukan penerima upah.

Sementara, kegiatan pasar murah tersebut mendapat respon positif dari para warga yang ada. Dalam beberapa jam, meski kondisi sedang hujan, paket bahan pokok murah tersebut langsung habis.  (*)
Pewarta :
Editor: Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar