Puluhan Wartawan Ikuti Workshop Penulisan Feature

id Pertamina EP,Sukowati Bojonegoroa,Lapangan minyak,Antaranews Jatim

Puluhan Wartawan Ikuti Workshop  Penulisan Feature

Ilustrasi - Deklarasi Antiberita bohong dan dukungan pelaksanaan pemilu damai, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Selasa (25/9/2018) malam.

Semarang (Antaranews Jatim) - Puluhan wartawan di Bojonegoro dan Tuban, Jawa Timur, mengikuti workshop penulisan feature dalam kegiatan edukasi dan Media Gathering yang digelar Pertamina EP Asset 4  Sukowati Field di Semarang, Kamis. 

"Tujuan acara ini untuk menjalin sinergi positif dengan teman media yang bertugas di wilayah Bojonegoro dan Tuban, " kata Legal and Relation Manager Pertamina Asset 4 Sukowati Field M Ibnu Wardhana dalam acara pembukaan Edukasi dan Media Gathering di Semarang, Jawa Tengah. 

Selain itu, lanjut dia,  juga sebagai usaha mempererat jalinan kerja sama dengan awak media dalam pemberitaan terkait kinerja Pertamina EP. 

"Acara ini juga bisa menjadi ajang silaturahmi, " kata dia menegaskan. 

Pada kesempatan itu, Asisten Manager Public Relation Pertamina EP Robert Marchelino Varieza menjelaskan bahwa peran media massa sangat penting dalam melaporkan kinerja PT Pertamina EP. 

Ia memberikan contoh PT Pertamina EP pernah memperoleh isu tidak sedap, yaitu bangkrut. Padahal, PT Pertamina EP mampu tumbuh dengan normal. Bahkan pada 2018 mampu memperoleh keuntungan bersih mencapai 682 juta dolar Amerika Serikat atau 100,3 persen dari target. 

"Peran media penting untuk memberitakan kondisi yang sesungguhnya, " ucapnya menegaskan. 

Ia menambahkan prinsip Pertamina EP dalam bekerja juga harus membawa manfaat bagi masyarakat dan lingkungan tidak hanya sebatas mencari keuntungan. 

Pemimpin Redaksi National Geographic Indonesia Didik Kaspi Kasim menjelaskan teknik peliputan di medianya yang selalu diawali dengan riset. 

Untuk menjadi sebuah tulisan feature,  lanjut dia,  bisa membutuhkan waktu delapan bulan. 

"Kami dalam membuat peliputan bekerja sama dengan berbagai pihak mulai wartawan sampai pecinta burung, " ucapnya. 

Secara teknis pihak lain,  lanjut dia, mengajukan proposal tema liputan dan kalau memang materinya sesuai misi medianya maka pihaknya akan menerjunkan tim yang di lengkapi dengan berbagai peralatan. 

"Di dalam sebuah tulisan feature selalu kami perkuat dengan foto, " katanya. 

Di akhir pelatihan para wartawan memperoleh tugas membuat tulisan feature dengan mengambil materi di sekitar lokasi kegiatan Edukasi Media Gathering di Semarang. (*) 
Pewarta :
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar