Kota Kediri Beri Penghargaan Kader WPA

id kota kediri ,pemkot kediri ,wpa kediri ,warga peduli aids ,hiv aids kediri

Kota Kediri Beri Penghargaan Kader WPA

Sekretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu dalam acara pemberian penghargaan pada WPA di Kediri, Jawa Timur. Foto istimewa

Dengan ditemukan kasus sedini mungkin, kita juga akan lebih mudah memberi pengobatan dan perawatan kesehatan untuk ODHA (orang dengan HIV/AIDS), sekaligus memberi pendampingan dan arahan bagi ODHA agar dapat mengurangi risiko menyebarnya HIV/AIDS.
Kediri (Antaranews Jatim) - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, memberikan penghargaan kepada ader WPA (warga peduli AIDS) yang memiliki kinerja baik dalam menjalankan tugas-tugasnya. 

Sekretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu mengatakan penghargaan tersebut diberikan dalam rangka kampanye untuk menanggulangi AIDS disamping itu juga untuk memberikan motivasi kepada penderita AIDS agar semangat untuk terus menjalani hidup. Kegiatan itu sekaligus memperingati Hari AIDS sedunia. 

"Berdasarkan data penderita AIDS di Kota Kediri sebanyak kurang lebih 151 kasus, yang didominasi oleh usia produkstif 20-40 tahun," kata dia di Kediri, Kamis. 

Menurut Budwi banyaknya kasus yang ditemukan, bukan berarti program untuk mencegah lebih banyak penderita AIDS kurang berhasil. Namun ada indikasi lain yang membanggakan, karena banyaknya kasus yang ditemukan ini juga membuktikan adanya kerja keras pemangku kebijakan, LSM peduli AIDS, termasuk seluruh WPA. 

"Dengan ditemukan kasus sedini mungkin, kita juga akan lebih mudah memberi pengobatan dan perawatan kesehatan untuk ODHA (orang dengan HIV/AIDS), sekaligus memberi pendampingan dan arahan bagi ODHA agar dapat mengurangi risiko menyebarnya HIV/AIDS," ujar dia. 

Pemerintah kota juga memberikan apresiasi berupa WPA Award pada seluruh kader. WPA Award tersebut diikuti oleh semua lembaga WPA sebanyak 46 kelurahan yang tersebar di tiga Kecamatan Kota Kediri yaitu Kecamatan Pesantren, Kota dan Mojoroto.

Budwi Sunu juga berharap dengan dilaksanakannya WPA Award tersebut juga dapat menambah semangat WPA kelurahan untuk lebih kreatif dan inovatif. Bekal ilmu yang diterima seperti pengetahuan tentang HIV/AIDS, pendampingan ODHA, dan cara mencegah penularan penyakit ini diharapkan bisa ditularkan pada warga lainnya, sehingga warga tidak takut.

Sementara itu, penilaian untuk WPA award tersebut dilakukan oleh tim KPAD Kota Kediri didampingi dengan Dinas Kesehatan Kota Kediri. Tim melakukan monitoring di masing-masing base peserta WPA Award selama kurang lebih tiga hari mulai tanggal 26 – 28 November 2018. Untuk WPA yang mendapat penghargaan yaitu dari WPA Kelurahan Jamsaren, WPA Kelurahan Campurejo dan WPA Kelurahan Kaliombo. (*)
Pewarta :
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar