Mahasiswa Unija Sumenep Ingatkan Bahaya Narkoba

id bahaya narkoba di kalangan pelajar, mahasiswa unija sumenep, badan narkotika nasional kabupaten sumenep, badan ansor antinarkoba sumenep

Mahasiswa Unija Sumenep Ingatkan Bahaya Narkoba

Sosialisasi antinarkoba yang digagas oleh mahasiswa Unija Sumenep di Balai Desa Cangkreng, Kecamatan Lenteng, Rabu (24/1). Kegiatan tersebut diikuti ratusan pelajar SMA dan perwakilan organisasi pemuda setempat. (ist/kkn V unija sumenep)

Kaum muda dan tentunya termasuk pelajar adalah generasi penerus bangsa. Tolak dan stop narkoba kalau benar-benar ingin menjadi pemimpin dan penerus tongkat estafet kepemimpinan bangsa ini
Sumenep (Antaranews-Jatim) - Mahasiswa Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep, Jawa Timur, mengingatkan bahaya penyalahgunaan narkotika dan obat berbahaya (narkoba) kepada kalangan pelajar di Kecamatan Lenteng.

"Kami tidak ingin kaum muda, termasuk pelajar SMA menjadi sasaran empuk peredaran narkoba. Sosialisasi antinarkoba yang kami lakukan ini merupakan bagian dari upaya penyadaran bagi kalangan pelajar," kata Ketua Kelompok V Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2018 Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep, Moh Fudholi di Sumenep, Rabu sore.

Sosialisasi antinarkoba yang digagas mahasiswa Unija itu dihadiri ratusan pelajar sekolah menengah atas (SMA) sederajat dan perwakilan organisasi pemuda.

Mereka menghadirkan pejabat Badan Narkotika Nasional (BNN) dan pengurus Badan Ansor Antinarkoba (Baanar) Sumenep sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.

Dalam acara tersebut, Kasi Pencegahan Narkoba BNN Sumenep, Rahwini Suwardi menjelaskan secara rinci jenis-jenis narkoba dan bahayanya sekaligus meminta peserta untuk tidak tergiur dengan iming-iming dari orang lain untuk mengonsumsi narkoba secara gratis.

Sementara Suryadi dari Baanar Sumenep meminta kalangan pelajar untuk mengisi masa atau waktu mudanya dengan prestasi.

"Kaum muda dan tentunya termasuk pelajar adalah generasi penerus bangsa. Tolak dan stop narkoba kalau benar-benar ingin menjadi pemimpin dan penerus tongkat estafet kepemimpinan bangsa ini," katanya.

Rahwini maupun Suryadi berharap pelajar di Sumenep mampu membentengi diri untuk tidak terlibat dalam peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Proses membentengi diri harus dimulai dari rumah berupa pengawasan dari orang tua guna memastikan anak-anaknya bergaul dengan orang yang tepat dan benar. (*)
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar