Surabaya (Antaranews Jatim) - Wakil Presiden Jusuf Kalla meresikan gedung At Tauhid Tower yang merupakan gedung baru Universitas Muhammadiyah Surabaya di sela membuka Tanwir I Pimpinan Pusat Aisyiyah periode 2015-2020, Jumat.
Wapres mengatakan gedung At Tauhid Tower sangat penting untuk menunjang motto UM Surabaya yakni "morality, intellektuality, enterpreneurship".
"Morality, intellektuality itu sangat penting. Tentu juga harus ada inovasi. Entrepreneurship tumbuh dari inovasi dan juga kekuatan mahasiswa," kata dia.
Jusuf Kalla mengatakan saat ini universitas sangat tergantung terhadap apa kerja alumninya saat lulus. Hal itu sama dengan pabrik. Pabrik menurutnya boleh banyak pegawai, tapi kalau hasilnya tidak ada tetap sama aja.
"Universitas sebesar apapun jika alumninya tidak mempunyai pekerjaan yanng baik tentu kurang. Itulah inovasi dibutuhkan," ujarnya.
Lulusan universitas, kata dia, harus berani menjadi pengusaha. Sebab untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS) kecil kemungkinannya. Dari hampir satu juta alumni di perguruan tinggi yang diterima menjadi PNS dibawah 10 ribu orang.
"Maka harus masuk pada bidang yang lain. Itulah kekurangan selama ini," ucapnya.
Dia berharap dari gabungan dua hal, yaitu peresmian gedung yang baru dan tanwir lahir pemikiran-pemikiran masa depan, apa yang harus dilakukan, saran apa dan inovasi apa semua penting.
Sementara itu Rektor UM Surabaya, Sukadiono mengatakan mengatakan gedung At Tauhid Tower berlantai 13 dengan luas bangunan 13 ribu meter persegi dan menghabiskan dana Rp100 miliar.
Gedung itu akan digunakan untuk laboratorium, perpustakaan, ruang kuliah, rektorat dan auditorium.
"Gedung ini merupakan simbol keteguhan dari sivitas akademika Muhammadiyah dalam menghadapi tantangan khususnya di bidang pendidikan tinggi," katanya. (*)
Video Oleh Willy Irawan
