Malang, (Antara) - Sebanyak 825 warga Kota Malang memanfaatkan bus mudik gratis yang disediakan pemkot setempat untuk berbagai daerah tujuan di wilayah Jawa Timur.
Ratusan pemudik yang memanfaatkan bus gratis tersebut dilepas Wali Kota Malang Moch Anton yang didampingi Kapolresta setempat AKBP Hoiruddin Hasibuan, Komandan Kodim 0833/Kota Malang Aprianko Suseno, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemkot daerah itu, Kamis.
Wali Kota Malang Moch Anton dalam sambutannya mengatakan mudik gratis ini merupakan salah satu kerja sama pemerintah Kota Malang dengan Bank Jatim serta beberapa perusahaan lainnya yang ada di daerah itu.
"Tujuan mudik gratis tersebut agar masyarakat Kota Malang dapat berkumpul dengan keluarganya dan Shalat Idul Fitri di kampung halaman masing-masing," katanya di sela pemberangkatan mudik gratis di depan Balai Kota Malang.
Selain itu, lanjut Anton, mudik gratis juga berujuan untuk menekan angka kemacetan dan kecelakaan selama musim mudik dan balik Lebaran. "Saya mohon kalau balik lagi ke Kota Malang tidak mengajak sanak saudaraatau tetangganya ke Kota Malang," ucapnya.
Tahun ini, ada 15 bus yang disediakan, dengan rincian 6 unit bus dari Dinas Perhubungan Kota Malang, 4 unit bus bantuan dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur serta 5 unit bus dari partisipasi perusahaanyang beroperasi di wilayah Kota Malang. Jumlah pemudik yang memanfaatkan bus gratis tersebut 825 orang.
Sementara itu, Kapolres Malang Kota AKBP Hoiruddin Hasibuan berharap agar selama dalam perjalanan para pemudik diberikan kesehatan dan kelancaran sampai tujuan hingga libur Lebaran dan kembali lagi ke Kota Malang.
"Mudah-mudahan seluruh pemudik diberikan kelancaran dan kesehatanagar kembali ke Kota Malang juga dalam kondisi sehat," ujarnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang Kusnadi menambahkan peserta mudik gratis tersebut diprioritaskan bagi warga yang mengantongi kartu tanda penduduk (KTP) Kota Malang. "Siapapun boleh mendaftar sebagai penumpang mudik gratis ang ifasilitasi Pemkot Malang, namun syaratnya harus ber-KTP Kota Malang," ucap Kusnadi.
Dari 15 unit bus yang disediakan tersebut, paling banyak melayani rute ke Madura, yakni enam bus. Sedangkan lainnya menyesuaikan tujuan terbanyak pendaftar mudik gratis. Pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kawasan pantura seperti Gresik, Lamongan, Bojonegoro, Banyuwangi, Blitar, dan Tuban menjadi tujuan para pemudik.
"Harapan kami, tahun depan jumlah bus untuk mudik gratis ini bisa bertambah, baik dari bantuan Pemprov Jatim, pihak swasta maupun dari Dishub Kota Malang agar jumlah peserta mudik yang terangkut juga bertambah banyak," ucapnya, berharap.(*)
