Surabaya (Antara Jatim) - Dinas Pendidikan (Disdik) Surabaya mulai membagikan PIN Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) kepada 855 sekolah tingkat SD dengan jumlah keseluruhan 44.573 siswa.
"Tahap awal pembagian PIN PPDB dibagikan kepada 44.573 siswa yang akan melanjutkan jenjang pendidikan ke tingkat SMP," kata Ketua PPDB Kota Surabaya Ir Yusuf Masruh ketika dikonfirmasi Antara, Kamis.
Ia mengatakan pendistribusian PIN PPDB dilakukan secara bertahap per wilayah. Setelah didistribusikan kepada setiap wilayah PIN PPDB tersebut selanjutnya dibagikan kepada sekolah-sekolah.
"Nantinya pihak sekolah yang akan membagikan PIN PPDB kepada siswanya. Jika terjadi kehilang PIN PPDB, masyarakat tidak perlu datang lagi ke Disdik, cukup ke sekolahnya," tuturnya.
Menurut dia, sekolah saat ini telah mampu melakukan penggantian PIN jika terjadi kehilangan ataupun rusak, namun tentu saja sebelum dilakukan penggantian PIN dilakukan pengecekan data terlebih dahulu ke Disdik agar tidak terjadi data ganda.
"Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya dalam PPDB, Disdik telah membuka posko khusus. Posko khusus tersebut berfungsi memberikan layanan agar dapat membantu masyarakat," terangnya.
Jika terjadi kendala pendaftaran, ia menambahkan posko tersebut dapat membantu secara maksimal untuk melakukan proses entri data ataupun web ppdbsurabaya.net terjadi kendala.
"Calon pendaftar diberikan kesempatan untuk melakukan latihan pengisian data pendaftaran. Latihan tersebut dibuka setiap minggu sampai dengan tanggal 20 Juni mendatang," jelasnya.
Kepala Bidang Ketenagaan Disdik Surabaya itu menambahkan latihan pengisian data pendaftaran, bertujuan agar masyarakat ketika melakukan pendaftaran sudah tidak kebingungan lagi.
Sementara itu, Kepala SDN Alun-Alun Contong, Surabaya, Yoyon Sumaryono menuturkan telah menyiapkan langkah-langkah sosialiasi kepada para wali murid ketika PIN PPDB telah diterimanya.
"Ada beberapa yang perlu disiapkan karena PIN PPDB hanya dapat digunakan sekali untuk pendaftaran. PIN PPDB bisa memberikan informasi kepada para orang tua, karena banyak orang tua yang belum paham tentang PPDB," tandasnya. (*)
