Sidoarjo (Antara Jatim) - PT Angkasa Pura I (Persero) selaku operator Bandara Internasional Juanda Surabaya, Jatim, melakukan uji coba perubahan jalur kendaraan penumpang di Terminal I Juanda.
General Manager Angkasa Pura I Juanda, Surabaya, Yanus Suprayogi, Senin, mengatakan, percobaan perubahan jalur kendaraan tersebut dilakukan untuk mengurangi kemacetan yang kerap kali terjadi di jalur tersebut.
"Selain itu, dengan adanya pengaturan jalur kendaraan tersebut diharapkan akan mempermudah para pengguna angkutan yang ada di terminal ini," katanya saat jumpa media di Media Center Bandara Juanda, Surabaya.
Ia mengemukakan, percobaan perubahan jalur tersebut akan mulai efektif diberlakukan pada tanggal 20 Oktober 2015.
"Hal ini merupakan tindak lanjut atas Surat Edaran Menteri Perhbungan Nomor: HK.209/I/16.PHB.2014 tanggal 31 Desember 2014 tentang peningkatan pelayanan publik di bandar udara seluruh Indonesia," katanya.
Ia mengatakan, kebijakan ini sebagai upaya untuk memberikan pelayanan yang lebih optimal bagi para pengguna jasa transportasi udara.
"Bandar Udara Juanda siap melaksanakan sesuai dengan surat edaran tersebut. Kami ingin perubahan ini disiapkan dengan baik agar tidak membingungkan para pengguna jasa," katanya.
Ia mengataka, pihaknya telah mempersiapkan hal-hal yang berhubungan dengan uji coba perubahan ini, termasuk berkoordinasi dengan penyedia layanan transportasi.
"Pada percobaan ini untuk Terminal 1 Bandara Juanda maka, untuk lini 1 akan digunakan untuk mobil sewa, taxi, shutle bus T1 dan T2, bus Damri dan penyandang cacat," katanya.
Sedangkan untuk lini 2, kata dia, akan digunakan untuk kendaraan umum, pribadi dan bus umum.
"Kami akan sangat terbuka untuk tamu VIP yang yang akan menggunakan lini 1, asalkan berkoordinasi terlebih dahulu dengan petugas," katanya.
Ia mengatakan, untuk percobaan penggunakan jalur kendaraan ini sudah dilakukan di Terminal 2 Bandara Juanda beberapa waktu lalu.
"Kami berharap, dengan adanya perubahan jalur ini, akan mempermudah pelayanan kepada warga masyarakat yang ada di Terminal Bandara Juanda," katanya.(*)
