Magetan (Antara Jatim) - Sebanyak 4.100 dari 28.000 hektare lahan pertanian di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, rawan kekeringan selama musim kemarau berlangsung akibat tidak cukup mendapat pengairan, baik secara alami maupun teknis.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Magetan, Eddy Suseno, Senin, mengatakan, ribuan lahan pertanian yang rawan kekeringan tersebut hanya bisa ditanami padi sekali dalam setahun.
"Sekitar 4.000 Hektare tersebut hanya bisa ditanami padi saat musim hujan berlangsung atau sawah tadah hujan. Dengan kata lain, hanya satu kali tanam padi dalam setahun," ujar Eddy Suseno kepada wartawan.
Menurut dia, lahan pertanian kering tersebut terdapat menyebar hampir di seluruh wilayah Kabupaten Magetan, kecuali yang terdapat di lereng Gunung Lawu.
"Wilayah yang kering tersebut memang tidak ada sumber air. Biasanya terdapat di pegunungan padas seperti Kecamatan Parang dan Ngariboyo," ucapnya.(*)
Pewarta: Louis Rika StevaniEditor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026