Malang (Antara Jatim) - Pemerintah Kota Malang dan Indomaret wilayah Malang raya, memberangkatkan sebanyak 1.600 orang pemudik secara gratis dengan tujuan seluruh wilayah di Provinsi Jawa Timur, Rabu.
Pemberangkatan para pemudik gratis tersebut dilakukan terpisah. Pemudik gratis yang mengikuti program Pemkot Malang diberangkatkan dari halaman balai kota setempat sebanyak 800 pemudik dengan 17 unit bus, sedangkan pemudik gratis yang mengikuti program Indomaret diberangkatkan dari halaman Taman Krida Budaya Jatim sebanyak 900 orang dengan 15 unit bus.
Meski pemberangkatannya dilakukan di tempat terpisah, yang memberangkatkan tetap Wali Kota Malang Moch Anton yang didampingi Kapolresta Malang AKBP Singgamata dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Handi Priyanto.
Manajer Legal Indomaret Wilayah Malang raya Agus Nugroho mengatakan jumlah bus yang disediakan Indomaret pada mudik gratis tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu, yakni 15 unit dan tahun lalu hanya 12 unit, bahkan musim mudik Lebaran tahun depan akan ditambah menjadi 17 hingga 20 unit bus.
"Mudik gratis dari Indomaret ini merupakan program tahunan, namun kami melayani pemudik dengan tujuan Jatim dan beberapa wilayah di Jawa Tengah, seperti Semarang dan Yogyakarta yang disiapkan bus masing-masing 5 unit. Sedangkan tujuan Sumenep dan Banyuwangi masing-masing dua unit bus dan Trenggalek satu unit bus," ujarnya.
Agus mengatakan mudik gratis Indomaret rutin tersebut merupakan bagian kepedulian Indomaret kepada para pelanggan setia. "Mudik gratis ini sebagai ucapan terima kasih Indomaret kepada para pelanggannya," katanya.
Sementara itu Wali Kota Malang Moch Anton mengatakan kalau Indomaret memiliki program mudik gratis hingga luar Jatim, Pemkot Malang untuk sementara ini hanya di wilayah Jatim saja, namun menjangkau hampir seluruh wilayah provinsi itu, seperti Kabupaten Sumenep, Bangkalan, Banyuwangi, Bojonegoro, Banyumas, Trenggalek, Pacitan, Ngawi, Magetan, dan Tuban.
"Kami ingin memberi kemudahan bagi warga Kota Malang yang ingin mudik, dengan layanan transportasi gratis, sama seperti tahun lalu kami sediakan armada untuk mengantar pemudik ke sejumlah tujuan di wilayah Jatim," katanya.
Melihat antusias para pemudik, Anton menyetujui penambahan armada untuk para pemudik pada Lebaran tahun mendatang. "Tahun depan kami upayakan untuk menambah armada, supaya dapat menampung pemudik lebih banyak lagi," kata Anton.
Fasilitas mudik gratis yang disediakan Pemerintah Kota Malang, dinilai warga sangat membantu. Salah satu warga yang mendapatkan fasilitas mudik gratis, Rukaiyah warga Kelurahan Klojen mengaku sangat bersyukur dapat jatah mudik gratis. " Senang sekali bisa mudik gratis karena sangat membantu kami dan kami pun tak perlu antri beli tiket," katanya.
Sementara itu rute Malang menuju Sumenep dilayani lima bus, Bojonegoro ada tiga bus, Banyuwangi dua bus, Trenggalek dua bus, namun dengan jumlah 28 penumpang dalam satu bus karena kapasitasnya sedikit. Selebihnya ada satu bus yang mengantar ke Ngawi, Madiun hingga Pacitan.
Setiap bus yang mengantar warga mudik gratis ke berbagai tujuan di wilayah Jatim itu didampingi oleh dua orang petugas dari Dishub.(*)
