Ngawi (Antara Jatim) - Kepolisian Resor (Polres) Ngawi, Jawa Timur, menggelar Operasi Simpatik Semeru tahun 2015 untuk menciptakan situasi aman dan tertib berlalu lintas selama 21 hari yang dimulai sejak tanggal 1 hingga 21 April mendatang. Kepala Polres Ngawi AKBP Valentino Alfa Tatareda, Kamis mengatakan, tujuan dari Operasi Simpatik 2015 adalah untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta mengurangi tingkat pelanggaran dan kecelakaan terutama bagi pengemudi kendaraan bermotor. "Masyarakat diajak untuk lebih tertib berlalu lintas dan menjaga kamtibmas. Operasi akan digelar selama 21 hari dengan melibatkan personel dari internal Polres Ngawi dan juga didukung elemen dari luar," ujar AKBP Valentino kepada wartawan. Menurut dia, untuk menyukseskan operasi tersebut, pihaknya akan menyiagakan sebanyak 250 personel dari Polres Ngawi. Ratusan personel tersebut berasal dari semua satuan yang ada di polres setempat. "Selain itu, juga didukung personel dari elemen lain, seperti Subden Polisi Militer, Dinas Perhubungan dan Satpol PP Pemda setempat, serta Kodim 0805 Ngawi," kata dia. Ia menjelaskan, selain mengajak masyarakat untuk tertib berlalu lintas, Operasi Simpatik juga untuk merevolusi sikap internal di tubuh polres setempat, yakni meninggalkan praktik buruk dalam berbagai pelayanan kepada masyarakat. Di antaranya, memberantas percaloan dalam pelayanan SIM, STNK, dan BPKB, serta perbaikan dalam penanganan kecelakaan lalu lintas sehingga memberikan pendidikan bagi masyarakat. Ia menambahkan, Operasi Simpatik semeru 2015 juga digelar di seluruh polres wilayah Polda Jawa Timur. Masyarakat diminta ikut mendukung demi tertibnya pelaksanaan operasi tersebut. Sementara, data Satuan Lalu Lintas Polres Ngawi mencatat, jumlah kasus kecelakaan lalu lintas selama bulan Januari hingga Desember 2014 mencapai sebanyak 512 kasus. Dengan rincian, terdapat 87 korban meninggal dunia, korban luka berat mencapai 236 orang, luka ringan 459 orang, dan kerugian materi mencapai Rp894 miliar lebih. Dari jumlah tersebut, kecelakaan didominasi oleh kendaraan roda dua akibat kecerobohan pengendara motor. Diharapkan, dengan Operasi Simpatik Semeru 2015, masyarakat memiliki kesadaran untuk tertib berlalu lintas, sehingga kasus kecelakaan dapat dicegah.(*)
Berita Terkait
Polres Ngawi selidiki penyebab dugaan keracunan MBG di SMKN 1 Sine
1 Oktober 2025 22:20
Satgas Pangan Ngawi antisipasi pengoplosan beras di pasaran
31 Juli 2025 06:00
Reskrim Polres Ngawi tangkap sindikat perdagangan bayi
31 Mei 2025 18:14
Polres Ngawi tangkap kepala desa terlibat sindikat pengedar uang palsu
30 Mei 2025 19:46
Satgas Pangan Ngawi lakukan sidak stok MinyaKita di pasaran
12 Maret 2025 16:08
Pupuk Indonesia apresiasi Polres Ngawi berantas penyelewengan pupuk
2 Februari 2025 16:45
Polres Blitar dampingi keluarga korban mutilasi
27 Januari 2025 20:34
