Sidoarjo, (Antara Jatim) - Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan menyatakan jika pesawat Air Asia tujuan Surabaya Singapura mengalami hilang kontak di Wilayah Tanjung Pandan dan Belitung usai tinggal landas dari Bandara Juanda Surabaya, Minggu. "Dari laporan yang masuk pesawat tersebut tinggal landas dari bandara Juanda menuju ke Singapura dan sekarang ini kami masih melakukan koordinasi terkait dengan peristiwa ini," katanya saat menemui keluarga korban di Posko Crisis Centre Terminal 2 Bandara Internasional Juanda, Minggu. Ia mengemukakan, pihaknya saat ini masih belum menemukan secara pasti lokasi hilangnya kontak pesawat tersebut dan masih melakukan koordinasi dengan pihak terkait. "Kami masih melakukan koordinasi dan saat ini Ishak basarnas, TNI dan juga bantuan dari negara tetangga yakni Singapura juga turut serta melakukan pencarian ini," katanya. Ia mengatakan, kalau melihat lokasi terakhirnya kemungkinan pesawat tersebut berada tidak jauh dari lokasi pantai dan saat ini pencarian masih terus dilakukan. "Kami juga menyebarkan radio panggil kepada masing-masing kapal yang ada di perairan Belitung dan meminta untuk melakukan pertolongan pertama kalau melihat ada tanda-tanda pesawat tersebut," katanya. Ia mengatakan, saat ini juga sudah didirikan posko Crisis Centre Air Asia untuk yang diperuntukkan bagi keluarga korban pesawat hilang di Juanda. "Posko ini akan terbuka selama 24 jam penuh untuk memberikan kesempatan kepada keluarga korban melihat dan mendapatkan langsung informasi dari petugas," katanya. Ia juga mengatakan kalau akan terus melakukan pembaruan informasi minimal setiap satu jam sekali supaya keluarga tidak was-was terkait dengan kondisi ini. "Atau kalau ada informasi terbaru langsung kami berikan informasi kepada keluarga penumpang pesawat tersebut melalui posko ini," katanya. Sementara itu, General Manager Angkasa Pura 1 Trikora Harjo mengatakan kalau pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak maskapai untuk menyediakan penginapan kepada keluarga penumpang pesawat tersebut. "Kami menyediakan hotel untuk menginap bagi keluarga penumpang yang ingin mendapatkan informasi terkait dengan hilangnya kontak pesawat ini," katanya. Asia sendiri dikabarkan hilang dari kontak setelah tinggal landas dari bandara Juanda menuju ke Singapura. Pesawat yang tinggal landas sekitar pukul 05.36 WIB hilang kontak dan tidak bisa dimonitor lagi. Air Asia sendiri membawa penumpang sebanyak 136 orang dewasa 16 anak dan satu bayi. Pesawat dikemudikan oleh kapten Iriyanto dengan membawa enam orang kru. (*)
Berita Terkait
Pemerintah-DPR sepakat bentuk tim perumus kebijakan zero ODOL
4 Agustus 2025 13:56
Menhub Dudy minta pendinginan KM Barcelona dipercepat untuk investigasi
24 Juli 2025 09:07
Menhub serahkan enam jenazah korban Kapal Tunu di Pelabuhan Ketapang
4 Juli 2025 08:49
Menhub serahkan ke KNKT investigasi penyebab Kapal Tunu tenggelam
3 Juli 2025 21:36
Menhub pastikan kawal angkutan Lebaran sesuai arahan Presiden
23 Maret 2025 15:00
Wamenhub cek kesiapan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk
5 November 2024 20:49
Menteri Erick bersama Menhub bahas swasembada pangan hingga logistik
29 Oktober 2024 12:48
Turunkan harga tiket pesawat, Menhub usul avtur dikelola multiprovider
9 September 2024 18:15
