Lumajang (Antara Jatim) - Seorang pendaki asal Aceh, Achmad Fauzy (30) meninggal dunia di Gunung Semeru karena nekat naik puncak gunung yang memiliki ketinggian 3.676 meter dari permukaan laut. "Saya belum mengetahui secara detail kronologis kejadian meninggalnya korban, namun informasi yang saya dapat bahwa Achamd Fauzy meninggal karena tertimpa reruntuhan batu yang jatuh dari Mahameru dan dipastikan dia nekat ke puncak," kata Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Dr Ayu Dewi Utari saat dihubungi dari Lumajang, Selasa. Pendaki asal Aceh yang merupakan mahasiswa S-2 jurusan Elektro dari Universitas Gajah Mada (UGM) tersebut ditemukan meninggal di kawasan Arcopodo pada Senin (3/11) sore dan hal tersebut dilaporkan pendaki kepada petugas yang berada di Pos Ranu Pani. "Kami sudah mengimbau kepada seluruh pendaki untuk mematuhi rekomendasi TNBTS dengan batas pendakian di Kalimati saja dan tidak boleh ke Mahameru karena berbahaya, namun hal itu selalu diabaikan para pendaki," tuturnya. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan pendakian Semeru hingga Kalimati karena status gunung yang berada di perbatasan Lumajang-Malang itu masih waspada, sehingga masyarakat atau pendaki tidak boleh melakukan aktivitas radius 4 kilometer dari Mahameru.(*)
Berita Terkait
Basarnas kawal pendaki keluar dari zona bahaya erupsi Gunung Semeru
20 November 2025 13:50
TNBTS: 129 pendaki sudah tinggalkan Ranu Kumbolo menuju Ranupani
20 November 2025 11:28
Basarnas, TNBTS pastikan 178 pendaki Semeru dievakuasi dengan aman
20 November 2025 10:52
Basarnas pastikan pendaki terjebak di jalur Gunung Semeru aman
20 November 2025 05:49
TNBTS "blacklist" tour leader langgar aturan pendakian Semeru
17 September 2025 15:12
TNBTS wajibkan pendaki Semeru gunakan gelang pelacak RFID
7 Juli 2025 17:17
TNBTS batasi kuota pendaki Gunung Semeru sebanyak 200 orang per hari
17 Mei 2025 16:45
TNBTS blacklist tujuh pendaki ilegal Semeru selama lima tahun
26 Februari 2025 14:14
