Bondowoso (Antara Jatim) - Jajaran Kepolisian Resor Bondowoso, Jawa Timur, mengantisipasi menyebarnya isu penculikan anak agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat. "Sehubungan dengan hal tersebut saya mengimbau kepada seluruh perwira polisi dan anggota untuk mengantisipasi wilayahnya masing-masing dan mengimbau kepada masyarakat juga untuk tidak langsung percaya dengan isu itu," kata Kapolres Bondowoso AKBP M Sabilul Alif di Bondowoso, Minggu. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak bertindak sendiri yang seringkali mengakibatkan adanya korban jiwa, jika menerima isu mengenai penculikan tersebut atau jika menemukan pelaku penyebar isu. Mantan Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Kepolisian Resor Kota Besar (Porestabes) Surabaya itu mengingatkan masyarakat agar selalu mengomunikasikan setiap informasi yang diterima dengan kepolisian di wilayahnya masing-masing. Ia mengakui adanya SMS gelap dari orang yang tidak bertanggung jawab yang berisi kabar akan adanya penculikan anak kecil dan penjualan organ anak kecil. Dikabarkan juga dalam pesan itu mengenai adanya mobil Avansa putih yang dicurigai sebagai penculik. "Di beberapa tempat SMS ini sudah menyebabkan keresahan di masyarakat, bahkan sudah ada tindakan main hakim sendiri. Di Jombang orang yang menyebarkan SMS ini sudah ada yang ditangkap oleh polisi," katanya. (*)
Berita Terkait
Marak kasus penculikan, Menteri PPPA minta peningkatan pengawasan anak
17 November 2025 13:14
DPR harap penyelamatan Bilqis momentum perkuat perlindungan anak
11 November 2025 17:49
Penculik anak di Denpasar minta tebusan Rp100 juta ke ortu korban
6 Februari 2025 16:59
Polres Jember tangkap penyebar video hoaks penculikan anak
13 Februari 2023 22:17
Kapolres Madiun Kota minta warga tak panik isu penculikan anak
4 Februari 2023 22:12
Polisi panggil kepala sekolah viralkan video penculikan anak
3 Februari 2023 20:31
Eri Cahyadi: Kabar penculikan anak di Surabaya hoaks, tapi tetap waspada
3 Februari 2023 13:03
Informasi penculikan anak di Jember Hoaks
3 Februari 2023 05:48
