Sidoarjo (Antara Jatim) - Merpati Pilot School (MPS) menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut menyusul terjadinya kecelakaan pesawat hingga mengakibatkan seorang siswanya Harist Yondi Adzkarahman meninggal dunia. General Manager Merpati Pilot School (MPS) Kapten Novi Isnurianto saat dikonfirmasi di Sidoarjo, Sabtu, mengatakan saat ini kegiatan memang diberhentikan sementara sambil menunggu hasil Komite Nasional Keselamatan Transportasib (KNKT). "Sesuai dengan arahan yang kami terima, maka kami menghentikan sementara kegiatan belajar sambil menunggu hasil dari KNKT terkait dengan peristiwa maut tersebut," katanya, Sabtu. "Kami masih belum tahu sampai kapan, tetapi sejauh yang kami ketahui lebih dari satu bulan atau sekitar dua bulan hasilnya baru keluar," katanya. Ia mengatakan, saat ini jumlah siswa yang bersekolah MPS sebanyak 25 siswa yang terbagi dalam beberapa angkatan. "Semasa pendidikan, Harist Yondi Adzkarahman termasuk salah satu dari 14 siswa angkatan ke enam. Siswa angkatan sebelumnya berturut-turt berjumlah lima dan enam siswa," katanya.(*)
Berita Terkait
Penumpang Butuh Kepastian Ketersediaan Rute Pascapenutupan Merpati
13 Februari 2014 17:16
Merpati Gelar Pelatihan Penerbangan di Musi Banyuasin
19 Desember 2013 13:47
Merpati Peringati HUT dengan Sediakan Tiket Murah
5 September 2013 22:24
Merpati Sambuk Baik Pemerintah Izinkan Investor Masuk
12 Juli 2013 21:22
Merpati Tutup Sementara Rute Penerbangan Lombok - Surabaya
18 Desember 2012 13:35
Merpati Buka Penerbangan Banyuwangi-Surabaya Jelang Lebaran
19 Agustus 2011 12:36
Aksi bersih pantai di awal tahun 2026
3 Januari 2026 14:05
Peresmian rehabilitasi sekolah Provinsi Jatim
2 Januari 2026 19:34
