Wina (Antara/Xinhua-OANA) - Organisasi bagi Keamanan dan Kerja Sama di Eropa (OSCE) pada Jumat (18/7) mendukung seruan bagi penyelidikan independen internasional mengenai pesawat Malaysia Airlines yang jatuh di Ukraina Timur. Menurut Deklarasi OSCE yang disahkan oleh dewan permanennya, OSCE menyeru rakyat di daerah pesawat itu jatuh agar memelihara keutuhan lokasi kecelakaan, dan mendukung penyelidikan yang transparan dan independen mengenai peristiwa tersebut. OSCE menyatakan sebanyak 30 pemantau telah tiba di lokasi kecelakaan untuk menyelidiki peristiwa itu, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu pagi. Tapi karena prasarana yang buruk di wilayah tersebut, mereka mengalami kesulitan untuk melaporkan situasi ke markas mereka. Pesawat Malaysia Airlines MH17, pesawat Boeing 777, sedang dalam penerbangan dari Amsterdam ke Kuala Lumpur dengan membawa 298 penumpang dan anggota awak ketika jatuh pada Kamis (17/7) di Ukraina Timur. Tak ada penyintas dalam peristiwa itu. Menurut laporan awal, para pejabat AS mengatakan mereka menyimpulkan pesawat tersebut ditembak oleh rudal permukaan-ke-udara. Penyelidikan sedang dilakukan untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada pesawat itu. (*)
Berita Terkait
KPK: Dugaan korupsi KPU dan gas air mata belum naik ke penyelidikan
21 November 2025 11:45
Pesawat Air Busan terbakar, Korsel lakukan penyelidikan bersama
3 Februari 2025 11:34
Kremlin enggan komentari insiden pesawat jatuh sampai penyelidikan rampung
28 Desember 2024 16:00
Azerbaijan buka penyelidikan pesawat jatuh di Kazakhstan
25 Desember 2024 22:00
Penyelidikan Penyebab Kecelakaan Pesawat Golden Eagle
19 Juli 2022 18:41
TNI AU bentuk tim penyelidikan kecelakaan pesawat T-50i Golden Eagle
19 Juli 2022 10:23
Rusia Seru Kiev agar Pemberontak Bantu Penyelidikan Pesawat
20 Juli 2014 06:20
Fokus Pencarian Kotak Hitam Lion Air Untuk Penyelidikan
13 April 2013 18:55
