Jember (Antara Jatim) - Pesawat Garuda Indonesia bernomor GA 4303 mendarat mulus dan disambut oleh atraksi Jember Fashion Carnaval (JFC) di Bandara Notohadinegoro Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu pukul 10.05 WIB. Rombongan Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono, Direktur Pemasaran dan Penjualan PT Garuda Indonesia (Persero) Erik Meijer dan Vice President Domestic Region 3 Jatim, Bali, Nusa Tenggara Garuda Indonesia Ari Suryanta yang turun dari pesawat disambut oleh Bupati Jember MZA Djalal. "Saya ucapkan terima kasih kepada pihak Garuda Indonesia dan hari ini merupakan hari yang bersejarah karena pesawat komersial Garuda mendarat di Bandara Notohadinegoro Jember," kata MZA Djalal. Ia berharap operasional bandara yang berada di Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung, tersebut bisa menjadi jembatan dengan kabupaten lain dan memangkas waktu perjalanan, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Jember. "Semoga penerbangan ini bisa lancar ke depannya. Saya mengajak masyarakat untuk memelihara dan memanfaatkan jalur penerbangan yang baru dibuka oleh Garuda dengan rute Jember-Surabaya," tutur Bupati Jember dua periode itu. Sementara Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono mengatakan Bandara Notohadinegoro Jember merupakan bandara yang mendapat kehormatan dari pihak maskapai Garuda Indonesia karena biasanya maskapai berpelat merah itu jarang menjadi maskapai pertama yang membuka rute di bandara perintis. "Biasanya Garuda ini membuka rute jika sudah tahu pasar dari maskapai lain, namun untuk Jember sepertinya Garuda menangkap lebih dahulu pasar itu dan paling tidak mereka sudah mengetahui potensi pasar yang dimiliki oleh Jember," tuturnya. Dengan beroperasionalnya Bandara Notohadinegoro, lanjut dia, bandara di Jember akan menjadi salah satu dari 230 bandara di Indonesia yang terhubung melalui jembatan udara. "Ini terhubung tidak hanya dengan Surabaya, tapi juga berbagai mancanegara karena Garuda tidak hanya melayani domestik tapi juga mancanegara,," katanya. Ia berharap beroperasinya Bandara Notohadinegoro Jember dapat dimanfaatkan oleh para pelaku usaha di daerah setempat untuk membangun relasi di luar, sehingga dapat mendongkrak perekonomian Jember. Kedatangan Wamenhub sekaligus menandai peresmian operasional Bandara Notohadinegoro Jember dengan penerbangan perdana komersial oleh pesawat jenis ATR-72 600 yang berkapasitas 70 penumpang tersebut.(*)
Berita Terkait
Satu jasad kecelakaan pesawat ATR ditemukan
14 jam lalu
Keberangkatan pesawat ATR 42-500 dipastikan sesuai prosedur
17 Januari 2026 22:25
TNI AU kerahkan helikopter bantu cari pesawat hilang kontak di Maros
17 Januari 2026 21:30
Kemenhub: Pesawat ATR hilang di Maros memuat 10 orang
17 Januari 2026 17:52
Kemenhub: Pesawat ATR hilang kontak di Maros dalam pencarian
17 Januari 2026 17:15
