Oleh Panca Hari Prabowo Jakarta (Antara) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pertemuannya dengan calon presiden nomor urut dua Joko Widodo minta agar semua pihak menahan diri untuk mengungkapkan ekspresi kegembiraan jangan sampai memancing adanya tindakan yang tidak diharapkan. "Dalam pertemuan dengan Pak Jokowi malam ini, Presiden menyampaikan agar semua pihak mengawal penghitungan suara resmi dari KPU. Dan kalau ada ekspresi kegembiraan hendaknya tetap terukur, tidak memancing kubu lain untuk bertindak sama yang dapat menimbulkan hal yang tidak diharapkan," kata Juru bicara Presiden Julian Aldrin Pasha, Rabu malam. Julian dalam pesan singkat melalui telepon seluler kepada Antara mengatakan, dalam pertemuan dengan Presiden Yudhoyono, pada prinsipnya calon presiden nomor urut dua, Joko Widodo berjanji akan menjaga hal yang telah baik selama ini. "Disampaikan Presiden bahwa TNI dan Polri terus bekerja sampai hasil akhir rekapitulasi suara oleh KPU. Polri dan TNI tetap diminta siaga untuk mengantisipasi bilamana ada dinamika yang setiap saat bisa terjadi," katanya. Julian juga mengatakan dalam telekonferensi antara Presiden dengan Panglima TNI Jenderal Moeldoko pada Rabu malam, Panglima TNI menyatakan bahwa TNI berada pada siaga tertinggi untuk memastikan keadaan aman terkendali. (*)
Berita Terkait
Pakar mikro ekspresi sebut kekesalan Mahfud memuncak saat debat
22 Januari 2024 11:01
Ganjar Pranowo akan hadiri penetapan pemenang pilpres bila dapat undangan
24 April 2024 13:20
Pengamat sebut suara Nahdliyin jadi kunci penentu pemenang Pilpres 2024
27 September 2023 15:02
Ulama Kediri ajak masyarakat bersatu pasca-putusan MK
2 Juli 2019 12:06
Jokowi pegang rekor menang lima kali
30 Juni 2019 09:28
Prediksi Hendropriyono Soal Pemenang Pilpres 2019
8 Agustus 2018 17:50
PKB Berharap Presiden Terpilih Tunjuk Menteri Pekerja
25 Juli 2014 23:23
Relawan di Jombang akan Awasi Kinerja Jokowi-JK
24 Juli 2014 00:06
