Kiev (Antara) - Ratusan pemrotes pro-Rusia menyerbu dan menduduki satu gedung stasiun televisi regional di Kota Donetsk, Ukraina Timur, Minggu (27/4) sore, demikian laporan kantor berita Interfax-Ukraina. Pemrotes menjebol gerbang gedung tersebut dan memasuki instalasi televisi regional itu sementara sebanyak 30 polisi berdiri di dekat mereka dan tak berbuat apa-apa, kata kantor berita tersebut. Sebanyak 500 pemrotes berkumpul di luar bangunan itu, dan meneriakkan slogan seperti "Rusia!" dan "Kiev tak bisa memerintah Donetsk!", demikian laporan Xinhua, Senin pagi. Mereka menuntut stasiun televisi tersebut menyiarkan program TV yang berbahasa Rusia, dan bukan program yang berbahasa Ukraina. Sebagian pemrotes mengibarkan bendera "Republik Rakyat Donetsk" di atas bangunan itu. Awal April, pemrotes pro-Rusia melancarkan pertemuan terbuka guna menuntut referendum dan sebagian pemrotes mengeluh stasiun televisi tersebut tak memberi mereka kesempatan untuk berbicara. (*)
Berita Terkait
Setelah Venezuela, Kolombia bisa jadi target Trump berikutnya
5 Januari 2026 16:15
Venezuela: Sebagian besar tim keamanan Maduro tewas dalam operasi AS
5 Januari 2026 10:54
China kecam serangan AS di Venezuela, tolak "polisi dunia"
5 Januari 2026 09:54
Rusia: Aksi Trump di Venezuela ilegal
5 Januari 2026 08:56
Indonesia prihatin serangan AS ke Venezuela jadi preseden buruk bagi dunia
5 Januari 2026 08:26
