Surabaya (Antara) - Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf menghadiri deklarasi pembentukan federasi serikat pekerja (SFP) Sinergi BUMN oleh 35 serikat pekerja (SP BUMN) di Surabaya, Kamis malam. "Saya sangat senang sekali federasi ini menggunakan nama federasi serikat pekerja sinergi BUMN. Karena setelah reformasi, rasa sinergi terasa lemah. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, sinergi antar BUMN, terasa lemah. Oleh karena itu, serikat pekerja harus menjadi motor agar BUMN-BUMN melakukan sinergi untuk kemajuan negara dan bangsa serta kesejahteraan karyawannya," kata Gus Ipul, panggilan akrab Saifullah Yusuf. "Kedua, saya sangat senang kota Surabaya dipilih menjadi tempat untuk mendeklarasikan pendirian federasi sinergi BUMN. Berarti Surabaya akan tercatat dalam sejarah federasi serikat pekerja BUMN," tambah Gus Ipul, alumni FISIP Universitas Nasional, Jakarta. Wagub Jatim itu menawarkan para aktivis serikat pekerja BUMN untuk mendatangi beberapa destinasi wisata di Jawa Timur, seperti Gunung Bromo, Gunung Kelud, dan kawah Gunung Ijen, di Banyuwangi. "Habiskanlah uang kalian di Jawa Timur. Jangan pulang sebelum uangnya habis," kata dia, yang langsung disambut gelak tawa dan tepuk tangan para pengurus dan aktivis serikat pekerja BUMN. Wagub Jatim Saifullah Yusuf kemudian dinobatkan sebagai anggota istimewa FSP Sinergi BUMN ditandai dengan pemberian sekaligus dikenakan jaket oleh ketua panitia kongres ke- FSP Sinergi BUMN Supriono. Setelah itu dibacakan deklarasi pendirian FSP BUMN oleh Munif, mantan ketua dan aktivis SP Peruri, kemudian diikuti oleh semua pengurus serikat pekerja yang bergabung ke federasi itu. Senada dengan itu, ketua panitia kongres Supriono mengatakan, bahwa sinergi antar BUMN yang dicanangkan oleh kementerian BUMN telah gagal. "Oleh karena itu, kami mendorong sinergi BUMN dari bawah. Sinergi antar BUMN yang digerakan oleh serikat pekerja, agar ekonomi bangsa dan negara terus mengalami kemajuan. Masyarakat dan pekerja BUMN pun dapat hidup sejahtera," kata Supriyono, yang juga ketua serikat pekerja Barata. FSP Sinergi BUMN di antara didirikan dan dideklarasikan oleh berbagai serikat pekerja BUMN di antaranya Garuda Indonesia, LKBN ANTARA, Indo Farma, Peruri, PNRI (Percetakan Negara), Jasa Marga, PGN, Danareksa, Jasa Tirta I dan Jasa Tirta II, LEN, KAI, Kawasan Industri Medan, PT Persero Batam, Barata, dan Inka. Dalam kongres ke-1 ini, mereka akan membahas pemilihan ketua dan pengurus yang pertama. (*)


Editor : FAROCHA
COPYRIGHT © ANTARA 2026