Madiun (Antara Jatim) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun, Jawa Timur, Selasa, menggelar bimbingan teknik (bimtek) proses pemungutan, penghitungan, dan rekapitulasi hasil suara guna kelancaran pelaksanaan Pemilu Legislatif pada 9 April 2014. Ketua KPU Kota Madiun Sasongko, mengatakan, bimbingan teknik yang dilaksanakan tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memberi solusi permasalahan yang mungkin terjadi di tempat pemungutan suara (TPS). "Melalui bimtek, diharapkan proses penghitungan suara di tingkat KPPS, PPS, dan PPK nanti betul-betul akurat. Sehingga bisa mengurangi tuntutan hukum setelah pemilu selesai," ujar Sasongko kepada wartawan. Menurut dia, para penyelenggara pemilu di tingkat bawah harus memahami proses maupun mekanisme pemungutan dan penghitungan suara sesuai Peraturan KPU Nomor 26 tahun 2013 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara di TPS. Selain itu, KPU juga meminta PPS dan PPK agar tidak mempermainkan perolehan suara, sehingga hasil rekapitulasi penghitungan suara dapat dipertanggungjawabkan. "Rekapitulasi yang diberikan PPS itu menjadi tolok ukur utama perolehan suara. Sehingga, jangan sampai perolehan suara itu ada yang dimainkan. Kami sangat menekankan hal tersebut kepada PPS dan PPK dengan harapan hasil penghitungan suara dapat dipertanggungjawabkan," kata dia. Kegiatan bimbingan teknis tersebut diikuti oleh perwakilan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS). Dari tiga kecamatan yang ada, masing-masing kecamatan diwakili oleh dua orang PPK serta tiga orang PPS dari 27 kelurahan yang ada di Kota Madiun. Sementara, terkait logistik pemilu, Sasongko menambahkan, saat ini sedang proses persiapan. Baik, kotak suara, kotak suara cadangan, bilik suara, dan alat tulis kantor. Pihaknya juga gencar melakukan sosialisasi pemilu ke berbagai kalangan termasuk pemilih pemula dengan melibatkan para relawan demokrasi yang telah dibentuk sebelumnya. Jumlah terbaru daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu Legislatif 2014 di Kota Madiun yang telah ditetapkan KPU setempat pada pertengahan Januari 2014 mencapai 142.978 orang. (*)
Berita Terkait
KUHP beri batasan jelas antara kritik dan penghinaan
3 Januari 2026 11:18
Antara Natal, tahun baru, dan kebersamaan di saat sulit
25 Desember 2025 15:14
Dewas ANTARA harap kinerja Biro Jatim terus tumbuh
17 Desember 2025 19:30
ANTARA terima penghargaan peran penyebaran informasi Kumham Imipas
17 Desember 2025 13:59
Konjen RRT-ANTARA Jatim masifkan penyebaran informasi positif dua negara
16 Desember 2025 19:45
DPR nilai pemberitaan ANTARA masih menjadi tolok ukur
16 Desember 2025 19:02
Ketua Fraksi PKS DPRD Jatim: ANTARA miliki karakter yang berbeda
16 Desember 2025 18:16
Ketua Dewas ANTARA: Kantor berita bertanggung jawab tangkal hoaks
16 Desember 2025 18:00
