Oleh Hernawan Wahyudono dan Joko Widodo Semarang, (Antara) - Bupati Wonosobo, Jawa Tngah, Kholiq Arief, Jumat, memutuskan untuk meliburkan sekolah di daerahnya karena erupsi Gunung Kelud sampai ke daerahnya. Bupati Wonosobo Kholiq Arief ketika dihubungi dari Semarang mengatakan keputusan untuk meliburkan sekolah sudah disampaikan kepada Gubernur Jateng mengingat hujan abu akibat meletusnya Gunung Kelud cukup deras di daerah ini. "Kami instruksikan kepada camat, kepala UPTD, Dikpora, dan kepala sekolah agar meliburkan anak sekolah karena hujan abu sampai ke Wonosobo. Ketentuan ini berlaku sampai keadaan membaik," katanya. Sementara itu, dari Solo dilaporkan, hujan abu akibat meletusnya Gunung Kelud di Jawa Timur sampai Jumat pukul 06.45 WIB masih terjadi Kota Surakarta (Solo) dan sekitarnya sehingga mengganggu aktivitas masyarakat. Pantauan Antara di wilayah Palur Kabupaten Karanganyar hingga pukul 06.45 WIB, hujan abu masih terlihat di wilayah ini akibat letusan gunung yang berada di perbatasan Blitar, Kediri, Tulungaggung, dan Malang tersebut. Masyarakat keluar rumah harus menggunakan masker dan payung karena untuk menghindari hujan abu yang terasa cukup deras apalagi jarak pandang hanya sekitar 100 meter. (*)
Berita Terkait
Malam ini, Satlantas Surabaya siapkan 12 titik penyekatan Tahun Baru
31 Desember 2025 08:18
Jurnalis Pinggir Kali-USC himpun Rp59 Juta bagi warga terdampak bencana
30 Desember 2025 19:18
Kebakaran kapal kargo Verizon di Surabaya
29 Desember 2025 14:42
Belasan unit damkar padamkan kebakaran kapal di Tanjung Perak Surabaya
29 Desember 2025 10:55
Tes urine pengemudi bus di Terminal Purabaya
26 Desember 2025 14:14
Tes urine dan penggeledahan truk di Pelabuhan Tanjung Perak
24 Desember 2025 22:44
Anggota DPR RI dorong penguatan fungsi museum Bung Karno Surabaya
24 Desember 2025 19:08
Sterilisasi gereja jelang Natal di Sidoarjo
24 Desember 2025 13:57
