Mojokerto (Antara Jatim) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mojokerto menyiapkan sebanyak 25 orang relawan demokrasi yang bertugas membantu melaksanaan sosialisasi pelaksanaan pemilihan umum tahun 2014. Ketua KPU Mojokerto Ayuhanafiq saat dikonfirmasi di Mojokerto, Jumat, mengatakan, rencananya akan ada 25 orang relawan demokrasi yang disiapkan. "Kami memang menyiapkan sekitar 25 orang relawan demokrasi untuk membantu petugas KPU dalam menyosialisasikan pelaksanaan pemilihan umum di Kabupaten Mojokerto," katanya. Ia mengemukakan dari 25 orang tersebut sebanyak 15 orang akan dibentuk terlebih dahulu sambil menunggu arahan dari pusat terkait dengan jumlah relawan demokrasi yang dibentuk dengan jumlah 25 orang. "Saat ini, kami memang menyiapkan 25 orang untuk dibentuk menjadi relawan demokrasi. Tetapi, yang bekerja masih 15 orang dulu dan sisanya sepuluh orang akan 'stand by' dulu sambil menunggu arahan lebih lanjut," katanya. Ia mengemukakan selain membentuk relawan demokrasi, pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi pelaksanaan pemilihan umum kepada warga masyarakat yang ada di Kabupaten Mojokerto. "Di Kabupaten Mojokerto sendiri wilayahnya memang luas dan juga terdiri dari beberapa kecamatan yang berada di lereng pegunungan seperti Kecamatan Trawas dan Kecamatan Pacet," katanya. Oleh karena itu, dibutuhkan banyak tenaga relawan untuk membantu KPU terkait dengan sosialisasi pelaksanaan pemilihan umum tahun 2014 mendatang. "Pekan depan rencananya kami akan melakukan wawancara dengan para relawan dan juga memberikan pelatihan terkait dengan sosialisasi pemilu," katanya. Sesuai jadwal, lanjut dia, para relawan demokrasi tersebut akan aktif bekerja mulai awal Desember hingga pelaksanaan pemilu nanti. "Kami berharap, pelaksanaan pemilihan umum di Kabupaten Mojokerto bisa berjalan maksimal tanpa adanya kendala yang berarti," katanya. (*)
Berita Terkait
Seskab Teddy ajak umat jadikan Isra Mikraj momentum meneguhkan iman
16 Januari 2026 10:41
Pengamat sebut pilkada lewat DPRD tak jamin tekan ongkos penyelenggaraan
15 Januari 2026 17:17
Istana: Pemerintah ingin kampus berkualitas tidak mahal buat mahasiswa
15 Januari 2026 12:17
Istana ungkap alasan Presiden kumpulkan guru besar di Istana
15 Januari 2026 10:00
Kamis ini, Prabowo ajak dialog 1.200 guru besar bidang soshum di Istana
15 Januari 2026 09:52
Kota Kediri dan Madiun kerja sama pembangunan potensi daerah
14 Januari 2026 20:37
Mendagri sebut syarat pilkada lewat DPRD harus ubah undang-undang
13 Januari 2026 15:23
