Oleh Wira Suryantala Tabanan (Antara) - Ledakan granat yang terjadi di Bukit Catu Candi Kuning, Kabupaten Tabanan, pukul 09.30 Wita telah menewaskan satu orang bocah atas naman Yesi Puspa (14). Yesi Puspa mennggal saat dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah, Denpasar, sedangkan satu orang rekannya Komang Budiasa (13) sudah di bawa ke rumah sakit umum Tabanan dan dalam kondisi luka-luka. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara menemukan serpihan granat di badan garasi mobil milik warga setempat. Dua bocah diperkirakan bermain granat yang didapatkan seusai Kopasus melakukan latihan di kawasan itu sejak 1-3 Oktober 2013. Menanggapi hal itu, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Agus Rianto memastikan ledakan granat di Tabanan, Bali, jauh dari lokasi pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (KTT APEC). "Perlu dipastikan bahwa peristiwa tersebut jauh dari lokasi APEC yang ada di Nusa Dua (Kabupaten Badung). Kalau dari Tabanan sekitar dua jam perjalanan. Jadi, ledakan itu tidak mengganggu dan mempengaruhi rangkaian kegiatan yang melibatkan 21 negara dari seluruh dunia itu," katanya. (*)
Berita Terkait
Selidiki ledakan di rumah bacagub Aceh, polisi bentuk tim gabungan
2 September 2024 12:33
Ledakan granat Monas, Serma Fajar alami luka parah di tangan kiri
3 Desember 2019 11:46
Tidak ada penyerangan dalam ledakan granat Monas
3 Desember 2019 10:46
Dua anggota TNI korban ledakan Monas akan diminta keterangan
3 Desember 2019 10:32
Asal granat yang meledak di Monas masih ditelusuri
3 Desember 2019 10:28
Ledakan di Monas berasal dari granat asap
3 Desember 2019 10:20
Ledakan di Pospam Gladak Solo Dari Granat
19 Agustus 2012 05:14
Indonesia seeks APEC's support to catch up in technology, education
2 November 2025 16:00
