Surabaya (Antara Jatim) - Mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso mendoakan pasangan Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa-Herman Sumawiredja memenangkan pemilihan kepala daerah dan memimpin Jawa Timur. "Saya datang ke sini, artinya saya mendukung dan mendoakan Khofifah-Herman memimpin provinsi ini periode mendatang," ujar Djoko Santoso di sela-sela kunjungannya di kediaman Khofifah di Surabaya, Selasa. Menurut dia, dukungan yang diberikan kepada Khofifah tidak lepas dari kekerabatan antarpersonel. Dengan Khofifah, lanjut dia, sudah mengenal sejak lama sejak di Jakarta dan menjadi politisi senayan. "Sedangkan dengan Herman, kami adalah sahabat sejak sama-sama mengenyam pendidikan. Saya di TNI, dan Herman di Polri," kata mantan Kepala Staf Angkatan Darat tersebut. Dalam Pilkada yang digelar 29 Agustus mendatang, pihaknya yakin pendukungnya selama ini akan mengikuti jejaknya dengan memilih pasangan nomor urut 4 tersebut. Selain itu, sebagai Ketua Umum Gerakan Indonesia Asa, Djoko Santoso optimistis memiliki visi yang sama dengan Khofifah. Dengan menginginkan nilai asa, diharapkan mampu menguatkan nilai sosial bangsa. "Intinya, saya mendukung perjuangan Khofifah-Herman dan siap datang kapan saja, meski tidak diminta," kata jenderal bintang empat kelahiran Solo tersebut. Sementara itu, Calon Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengaku bersyukur dan berterima kasih atas dukungan Djoko Santoso menjelang pelaksanaan Pilkada Jatim ini. "Ini merupakan angin segar baru dan energi, serta dukungan luar biasa bagi perjuangan kami memimpin Jatim. Kami sangat berterima kasih sekali," katanya. Menurut Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama tersebut, Djoko Santoso merupakan sosok pemimpin dan tentara yang sangat luar biasa. Kepemimpinannya sebagai pelindung masyarakat tidak perlu diragukan," kata dia. Pihaknya berharap hal ini semakin memperkuat dan menyolidkan dukungan selama proses dan memenangkan Pilkada Jatim mendatang. (*)
Berita Terkait
Perjalanan Djoko Santoso hingga karir politiknya
10 Mei 2020 13:02
Mantan Panglima TNI Djoko Santoso meninggal dunia
10 Mei 2020 09:14
Panlok 50 Lakukan Simulasi SBMPTN Model UTBK
19 April 2018 17:41
Djoko Santoso-Saurip Kadi Minta "Persaingan" Purnawirawan Disudahi
25 Juni 2014 17:01
Djoko Santoso Minta Pelapor Babinsa Bisa Membuktikan
7 Juni 2014 13:27
Djoko Santoso Pilih Netral terkait Prabowo-Jokowi
12 Mei 2014 16:51
Djoko Santoso: Kita Belum Bisa Kontrol Wilayah Laut
18 September 2013 17:20
