Madiun (Antara Jatim) - Kontingen Kabupaten Gresik dan Kota Surabaya sama-sama merebut medali emas pertamanya pada Pekan Olahraga Provinsi IV Jawa Timur di Kota Madiun, Kamis dari cabang olahraga panjat tebing.
Pada perlombaan yang berlangsung di komplek Stadion Wilis Kota Madiun itu, Kabupaten Gresik meraih medali emas dari nomor boulder beregu putri, sementara Kota Surabaya berjaya di nomor kecepatan (speed) klasik perorangan putra.
Tim Gresik yang diperkuat Kharisma Ragil, Zuyina Ulfati, Putri Larasati, Betti Nawafatus Yoga Nita, dan Bhilqis Al Fauziah mengungguli pesaingnya dari Kabupaten Lamongan dan Kota Surabaya yang masing-masing memperoleh medali perak dan perunggu.
Sementara dari nomor kecepatan klasik perorangan putra, atlet Surabaya Erwin Irianto Nasucha menjadi yang tercepat dan berhak atas medali emas, setelah unggul atas rekan sedaerahnya Fatchurrozi di laga final.
Adapun medali perunggu pada nomor ini direbut atlet panjat tebing asal Kota Blitar, Khoirul Anam.
"Persaingan di cabang panjat tebing sudah mulai merata dan beberapa atlet potensial mulai bermunculan dari sejumlah daerah, tidak hanya Surabaya, Gresik dan Lamongan," kata Ketua Bidang Pertandingan Panitia Besar Porprov IV Jatim, Irmantara Subagio.
Ia mengatakan cabang panjat tebing akan kembali melombakan dua nomor final pada Jumat (21/6), yakni boulder beregu putra dan kecepatan klasik perorangan putri.
Atlet panjat tebing asal Surabaya, Gresik dan Lamongan diprediksi akan kembali bersaing ketat untuk merebut medali emas, karena ketiga daerah itu dikenal memiliki pembinaan atlet yang cukup bagus.
Porprov IV Jatim di Kota Madiun secara resmi akan dibuka Gubernur Jatim Soekarwo pada Sabtu (22/6) dengan mempertandingkan 30 cabang olahraga. Adapun dua cabang olahraga sudah melaksanakan pertandingan lebih awal, yakni sepak bola dan panjat tebing.
Selain di Kota Madiun sebagai tuan rumah utama, pertandingan beberapa cabang olahraga juga digelar di empat daerah sekitarnya, yakni Kabupaten Magetan, Ponorogo, Ngawi dan Pacitan. (*)
Editor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.