Kediri (ANTARA) - Asosiasi Kota (Askot) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kediri, Jawa Timur, menggelar kompetisi sepak bola U-17 yang diikuti tim dari berbagai daerah di Pulau Jawa, sebagai upaya mencari bibit unggul atlet sepak bola.

Ketua Askot PSSI Kota Kediri Tomi Ari Wibowo mengatakan kompetisi tersebut sengaja dilakukan, sebab pembinaan bibit muda sangat penting dalam dunia sepak bola. Kompetisi ini diikuti 32 tim.

"Ini diikuti 32 tim dengan sistem gugur. Jadi, ini diikuti tim dari Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat. Ada yang dari Solo, Klaten. Ini disamping pembinaan sepak bola juga nanti membentuk karakter anak-anak muda," katanya di Kediri, Senin.

Pertandingan itu digelar pada 6 Juni 2026 dan final pada 21 Juni 2026. Para peserta dari 32 tim tersebut sudah mendaftarkan diri. Askot PSSI Kota Kediri juga sudah membuat persiapan termasuk untuk pengundian.

"Jadi ini setiap hari ada dua pertandingan. Dari 32 itu nanti akan ada 16 besar, kemudian delapan besar, langsung semifinal dan final," kata dia.

Ia juga menambahkan tim juga bebas untuk mengambil pemain bahkan jika ingin mengambil yang kelas pemain tim nasional dengan maksimal usia 17 tahun.

Dirinya optimistis dengan pertandingan ini akan makin mengasah kemampuan para atlet. Mereka pun juga bisa mengukur kemampuan tim sebelum agenda pertandingan Piala Soeratin 2026 bergulir.

Khusus untuk Kota Kediri, Tomi menyebut para pemain juga bisa mempersiapkan diri sebelum nantinya tim sepak bola dari kota ini akan berlaga dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2027.

Dirinya juga ingin para pemain sepak bola dari Kota Kediri khususnya bisa menjadi pemain berprestasi bahkan hingga tingkat nasional.

PSSI, kata dia, juga gencar melakukan pembinaan para atlet termasuk sepak bola termasuk dengan turnamen baik tingkat Kota Kediri maupun yang diikuti hingga luar daerah.

"Kami bisa menjaring pemain-pemain kecil ini. Nantinya bisa menjadi pemain nasional begitu," kata dia.



Pewarta: Asmaul Chusna
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026