tahun ini kami fokus ke pengawasan yang bekerja sama dengan dokter hewan dan DKPP Surabaya

Surabaya (ANTARA) - PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) mendukung pengawasan kesehatan hewan kurban bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah melalui bantuan teknis dan operasional pemeriksaan di lapak penjualan ternak.

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas Widyaswendra mengatakan keterlibatan perusahaan dilakukan untuk membantu memastikan hewan kurban yang dijual kepada masyarakat dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.

“Kami tergerak untuk bisa mengedukasi masyarakat bahwa berkurban itu tidak hanya hewannya syaratnya sah, tapi saat diterima betul-betul sehat dan layak untuk dikonsumsi,” kata Widyaswendra disela kegiatan pemeriksaan di lapak hewan kurban Gunung Anyar, Surabaya, Rabu.

Ia menjelaskan SPTP mendukung kebutuhan teknis pengawasan yang dilakukan hingga pekan depan, termasuk dukungan vaksin, perlengkapan pemeriksaan dan kebutuhan tenaga medis hewan.

Pengawasan hewan kurban tahun ini, kata dia, menjadi fokus SPTP setelah sebelumnya menggelar pelatihan juru sembelih halal bersertifikat pada tahun lalu.

“Untuk tahun ini kami fokus ke pengawasan yang bekerja sama dengan dokter hewan dan DKPP Surabaya,” ucapnya.

Selain itu, pada tahun ini SPTP menyalurkan 150 ekor hewan kurban di seluruh wilayah kerja yang terdiri dari 93 ekor sapi dan 57 ekor kambing bagi masyarakat sekitar perusahaan.

Sementara itu, Kepala DKPP Surabaya Nanik Sukristina mengatakan pengawasan hewan kurban dilakukan secara gabungan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari perwakilan perusahaan seperti Pelindo SPTP, Pusvetma, perguruan tinggi hingga organisasi profesi dokter hewan.

Ia menyebutkan dalam pemeriksaan, melibatkan sekitar 50 orang dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga, 50 orang dari Universitas Wijaya Kusuma, 30 orang dari Fakultas Vokasi, serta sekitar 20 anggota Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI).

“Pagi ini kita melakukan pemeriksaan lapak secara gabungan. Jadi DKPP dalam hal ini tidak berjalan sendiri,” ujarnya.

Menurut dia, pengawasan dilakukan serentak di 31 kecamatan di Surabaya dengan fokus pada pemeriksaan administrasi dan kesehatan hewan kurban.

Hingga saat ini, DKPP telah memeriksa 61 lapak hewan kurban dan menemukan satu hewan ternak yang diduga terpapar scabies sehingga langsung diamankan.

“Ada satu hewan ternak yang sakit kemudian sudah kita amankan. Kemarin itu terdeteksi scabies di salah satu lapak di wilayah Pabean,” katanya.



Pewarta: Naufal Ammar Imaduddin
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026