Istanbul (ANTARA) - Presiden China Xi Jinping menyerukan kerja sama strategis jangka panjang dengan Rusia untuk membangun sistem tata kelola global yang lebih adil dan setara dalam pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Beijing, Rabu (20/5)
Situasi global saat ini "kompleks dan bergejolak" karena meningkatnya "hegemoni sepihak," tetapi perdamaian, pembangunan, dan kerja sama tetap menjadi aspirasi utama dunia, kata Xi seperti dikutip kantor berita Xinhua.
Ia juga menyerukan koordinasi strategis komprehensif China-Rusia yang lebih erat guna mendorong pembangunan kedua negara.
Menurut Xi, hubungan China-Rusia semakin erat seiring meningkatnya kepercayaan politik dan kerja sama strategis, meluasnya hubungan di berbagai sektor, serta upaya bersama dalam menegakkan keadilan dan kesetaraan internasional.
Putin memulai kunjungan dua hari ke China pada Selasa, beberapa hari setelah Presiden AS Donald Trump menyelesaikan kunjungan tiga harinya dan menghadiri pertemuan puncak dengan Xi.
Kunjungan Putin itu bertepatan dengan peringatan 25 tahun Perjanjian Persahabatan dan Kerja Sama Bertetangga antara China dan Rusia.
Perjanjian itu, yang ditandatangani pada 2001 oleh Putin dan Presiden China Jiang Zemin, diperpanjang pada Rabu.
Sumber: Anadolu
Pewarta: Cindy Frishanti OctaviaUploader : Taufik
COPYRIGHT © ANTARA 2026