Sampang (ANTARA) - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sampang, Jawa Timur mulai melakukan penjaringan calon siswa untuk Sekolah Rakyat tahun pelajaran 2026-2027.
Menurut Sekretaris Dinsos Sampang Muh Nasrun di Sampang, Jumat, penjaringan itu dilakukan, karena kegiatan belajar mengajar di SR Sampang direncanakan mulai tahun pelajaran 2026-2027 setelah pembangunan sekolah itu rampung.
"Sesuai target yang ditetapkan Kementrian Sosial, Juni 2026 ini pembangunan gedung SR di Sampang rampung dan dilanjutkan dengan pelaksanaan KBM," katanya.
Menurut Nasrun, calon siswa potensial yang bisa mendaftar di SR Sampang terdata sebanyak 94.472 anak usia sekolah, sesuai dengan data yang disampaikan Kementerian Sosial Republik Indonesia.
"Saat ini, kami dalam proses penjangkauan dengan melibatkan tenaga sosial di daerah. Dan data sebanyak 94.472 orang ini ada prelist by name by address anak usia sekolah yang menjadi sasaran Sekolah Rakyat di Sampang ini," katanya, menjelaskan.
Ia menjelaskan, puluhan ribu anak tersebut berasal dari kelompok desil satu dan dua, yakni keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah. Mereka akan diseleksi untuk memenuhi kuota bangku SRT di Sampang.
Kabupaten Sampang masuk program Sekolah Rakyat Terintegrasi yang mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA. Total kebutuhan siswa mencapai 270 anak.
"Kebutuhan setiap jenjang sebanyak 90 siswa, sehingga total sebanyak 270 siswa," katanya.
Menurut Nasrun, proses penjaringan dilakukan secara selektif. Petugas tidak hanya melakukan verifikasi data calon siswa, tetapi juga memastikan kesiapan orang tua.
"Kami menargetkan, proses penjaringan rampung paling lambat Juni mendatang. Saat ini, tahapan masih berupa sosialisasi dan pendataan lapangan. Sekarang masih proses penjangkauan. Mungkin nanti hasilnya baru terlihat saat final," katanya.
Pewarta: Abd AzizEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026