Surabaya, Jawa Timur (ANTARA) - General Manager PLN UID Jawa Timur Ahmad Mustaqir menyatakan bahwa peran perempuan melalui Srikandi PLN menjadi kekuatan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

“Srikandi PLN tidak hanya hadir sebagai bagian dari organisasi, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi, pelayanan, dan solusi bagi masyarakat," katanya di Surabaya, Jawa Timur, Kamis.

Ahmad mendorong perusahaan untuk terus memperkuat peran perempuan dalam menghadirkan layanan listrik yang lebih humanis, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan.

Salah sau dukungan PLN untuk memperkuat peran pegawai perempuan adalah melalui berbagai kegiatan edukasi, pelayanan, dan pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan Srikandi PLN.

Di Banyuwangi, Srikandi PLN UP3 menggelar talkshow di Radio GBS 103.1 FM untuk menyosialisasikan promo Power Up Real, Listrik Aman Kerja Lancar.

Program ini memberikan diskon tambah daya sebesar 50 persen bagi pelanggan tegangan rendah dan dapat diakses melalui aplikasi PLN Mobile selama periode 15–28 April 2026. 

Sementara di Malang, PLN menghadirkan program Srikandi Mengajar yang menyasar komunitas pengemudi ojek online.

Srikandi Mengajar adalah kegiatan edukasi terkait keselamatan ketenagalistrikan baik di rumah maupun di jalan termasuk pentingnya pengecekan instalasi listrik dan kewaspadaan terhadap jaringan tegangan menengah.

Tak hanya itu, PLN bersama Yayasan Baitul Maal turut menggelar kegiatan Kartini Berkendara, Mandiri Berkarya sebagai bentuk apresiasi kepada pengemudi ojek online perempuan di Malang.

Kegiatan ini menjadi ruang inspirasi dan dukungan moral melalui semangat women support women, sekaligus mengakui peran perempuan sebagai pilar ekonomi keluarga dan representasi Kartini masa kini.

Sementara di Gresik, edukasi keselamatan listrik juga diberikan sejak usia dini kepada siswa TKIT Al Ibrah melalui metode interaktif seperti permainan dan simulasi sederhana.

Anak-anak diajarkan penggunaan listrik yang aman seperti tidak menyentuh peralatan listrik dengan tangan basah dan pentingnya pengawasan orang dewasa.

"Upaya ini diharapkan dapat menanamkan kesadaran keselamatan sejak dini," ujar Ahmad.



Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor : Vicki Febrianto

COPYRIGHT © ANTARA 2026