Surabaya, Jawa Timur (ANTARA) - PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan VOGO-ARSTROMA untuk pengembangan teknologi Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS) yang akan mendukung upaya transisi ke energi bersih.

"Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam pengembangan teknologi CCUS berbasis membran untuk mendukung dekarbonisasi sektor pembangkitan," kata Direktur Operasi Pembangkit Batu Bara PLN NP M. Irwansyah Putra di Surabaya, Kamis.

Melalui kemitraan ini, kedua pihak akan melakukan studi kelayakan komprehensif, pengembangan proyek percontohan, hingga penjajakan integrasi teknologi penangkapan karbon pada unit pembangkit PLN NP.

Teknologi berbasis membran nano-keramik yang diusung dinilai mampu menghadirkan solusi dekarbonisasi yang lebih efisien dan adaptif terhadap kebutuhan industri energi.

Irwansyah menegaskan langkah ini merupakan bagian dari strategi besar PLN NP dalam menjawab tantangan global sektor energi.

Menurutnya, kerja sama ini mencerminkan komitmen PLN Nusantara Power untuk tidak hanya menjaga keandalan pasokan listrik tetapi juga memastikan keberlanjutan lingkungan.

"Melalui penjajakan teknologi CCUS ini, kami ingin menghadirkan solusi konkret yang mampu mempercepat pengurangan emisi karbon di sektor pembangkitan,” ujar Irwansyah.

Selain itu, ia menekankan kolaborasi ini juga membuka peluang pengembangan industri dalam negeri melalui peningkatan TKDN serta penguatan kompetensi SDM di bidang teknologi energi bersih.

CEO VOGO-ARSTROMA Kwon Jeong-sang menilai bahwa kerja sama ini menjadi momentum penting dalam menghadirkan solusi energi masa depan.

Ia menuturkan dunia membutuhkan solusi yang mampu menjawab dua tantangan sekaligus yaitu peningkatan kebutuhan energi dan penurunan emisi karbon.

"Kami percaya CCUS berbasis membran adalah salah satu kunci, dan melalui kolaborasi ini, kami siap menghadirkan implementasi nyata di Indonesia,” katanya.

Dengan sinergi ini, PLN Nusantara Power semakin memperkuat posisinya sebagai green leader di sektor pembangkitan, sekaligus mendorong percepatan transformasi menuju sistem energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

 



Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026