Tulungagung, Jawa Timur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur memastikan proyek pembangunan infrastruktur tetap berjalan pasca operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, di Tulungagung, Senin, mengatakan, seluruh program pembangunan fisik, khususnya infrastruktur jalan, tetap dilaksanakan sesuai perencanaan.

“Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, pelayanan tetap berjalan seperti biasa dan proyek pembangunan fisik tetap dilanjutkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proyek pembangunan telah tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) sebagai dasar penyusunan APBD 2026, sehingga tidak dapat diubah secara sepihak.

Menurut dia, proyek yang telah melalui proses lelang akan segera dikerjakan, sementara yang belum lelang tetap dilanjutkan sesuai tahapan. Adapun proyek yang sudah berjalan dipastikan tetap diselesaikan.

“Semua tetap berjalan sesuai mekanisme, baik yang sudah lelang maupun yang masih proses,” katanya.

Baharudin juga memastikan pelayanan publik di lingkungan pemerintah daerah tetap berlangsung normal dan meminta masyarakat tetap tenang serta menjaga situasi kondusif.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan tetap menjalankan program prioritas dengan mengedepankan kepentingan masyarakat serta kehati-hatian dalam pengambilan kebijakan pasca peristiwa OTT tersebut.



Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026