Madiun - Jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang akan digunakan untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada 25 Mei 2013 diperkirakan bertambah menyusul meningkatnya jumlah pemilih pada wilayah tertentu. Komisioner KPU Kabupaten Madiun, Wahyudi, Kamis, mengatakan perkiraan awal jumlah TPS yang diperlukan hanya 1.200 unit dengan jumlah calon pemilih yang telah masuk dalam Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) sebanyak 630.488 orang. "Ternyata, setelah dihitung ulang dengan asumsi satu TPS maksimal 600 pemilih, jumlahnya belum memadai. Untuk itu, jumlah TPS pada Pilkada Kabupaten Madiun ditambah hingga totalnya menjadi 1.258 TPS," ujar Wahyudi kepada wartawan. Menurut dia, penambahan jumlah TPS tersebut bertujuan memudahkan para pemilih untuk menyalurkan hak pilihnya pada Pilkada Kabupaten Madiun mendatang. "Dengan demikian, diharapkan tingkat partisipasi warga Kabupaten Madiun untuk memilih calon pemimpin daerahnya juga tinggi. Kalau bisa hingga 100 persen atau tidak ada golongan putih," kata dia. Sebanyak 1.258 TPS tersebut nantinya akan dibangun di 206 desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Madiun. Pihaknya hingga kini masih membahas perlu atau tidaknya keberadaan TPS khusus pada pilkada mendatang. Wahyudi menambahkan, jumlah TPS tersebut diperkirakan masih bisa berubah lagi karena menyesuaikan dengan tahapan verifikasi DP4 menjadi daftar pemilih sementara (DPS) hingga ditetapkannya menjadi daftar pemilih tetap (DPT) mendatang. Ketua KPU Kabupaten Madiun, Anwar Sholeh Azarkoni, mengatakan, saat ini tahapan Pilkada Kabupaten Madiun telah sampai pada pencalonan. KPU Kabupaten Madiun telah menerima sejumlah berkas perbaikan persyaratan dari dua bakal calon pasangan bupati dan wakil bupati. "Kedua bakal calon pasangan bupati dan wakil bupati telah memperbaiki dan melengkapi berkas persyaratan pendaftarannya. Hasil tes kesehatan yang dilakukan beberapa waktu lalu juga telah keluar dari tim medis RSUD dr Soedono Madiun dan hasilnya mereka baik. Adapun, penetapan calon akan dilakukan pada akhir Maret mendatang," ujar Anwar. Pilkada Kabupaten Madiun 2013 rencananya akan diikuti oleh dua bakal calon pasangan bupati dan wakil bupati. Mereka adalah pasangan "incumbent" Muhtarom dan Iswanto (Muis) yang diusung koalisi PKB dan Demokrat serta pasangan Sukiman dan Sugito yang diusung koalisi PDIP dan Golkar. Jumlah pasangan yang mendaftar pada Pilkada Kabupaten Madiun 2013 ini lebih sedikit jika dibandingkan dengan pasangan yang mendaftar pada Pilkada Kabupaten Madiun 2008. Dimana pada pilkada sebelumnya ada tiga pasangan calon yang mendaftar. (*)
Berita Terkait
Dirut ANTARA: Peran kami sebagai rujukan cek fakta
13 Februari 2026 06:19
Kantor Berita ANTARA paparkan kontribusi saat pemulihan bencana
13 Februari 2026 06:17
Dirut Antara sebut jurnalis muda perlu perspektif global
8 Februari 2026 19:15
Kantor Berita ANTARA dorong pembinaan pers mahasiswa
8 Februari 2026 04:30
ANTARA soroti pentingnya big data dalam diseminasi informasi
7 Februari 2026 12:48
LKBN ANTARA tingkatkan kapasitas wartawan melalui UKW
6 Februari 2026 10:06
Kementerian Imigrasi dan ANTARA perkuat kerja sama imigrasi dan pemasyarakatan
5 Februari 2026 20:37
Kemenimipas dorong ANTARA bangun jaringan pemberitaan global
5 Februari 2026 20:33
