Magetan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur menggelar kerja bakti massal di Pasar Sayur setempat untuk mewujudkan gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang melibatkan seluruh pegawai aparatur sipil negara (ASN).

Aksi bersih-bersih pasar tradisional tersebut dipimpin Bupati Magetan Nanik Endang didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan Magetan Saif Muchlissun. Kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari Gerakan Jumat-Minggu Bersih (JUMINGSIH) yang digencarkan oleh OPD Magetan.

"Melalui kegiatan ini, kami meminta pedagang menjaga kebersihan. Kalau habis jualan, sampahnya dikumpulkan," ujar Bupati Nanik di Magetan, Jumat.

Menurut dia, dalam kegiatan yang merupakan bagian dari Gerakan Indonesia ASRI tersebut juga bertujuan untuk mengedukasi para pedagang di Pasar Sayur Magetan agar melakukan pengolahan sampah dengan baik, yakni dipilah antara sampah organik dan anorganik yang dikumpulkan di tempat penampungan.

"Kegiatan ini untuk cek dan kontrol, serta edukasi kepada pedagang pasar agar mengumpulkan sampah dalam satu tempat sehingga tidak berserakan," katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan Saif Muchlissun meminta agar para pedagang menyediakan tempat sampah masing-masing di lapaknya, baru setelah itu dibuang ke penampungan sampah milik Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

"Kita memberi edukasi para pedagang agar mengumpulkan sampahnya, yang nantinya seluruh sampah akan ditampung di tempat sampah milik Disperindag," katanya.

Muchlissun menambahkan pihaknya gencar melakukan kerja bakti bersih-bersih secara bergiliran di berbagai lokasi fasum guna mendorong peran aktif masyarakat dalam mewujudkan Indonesia ASRI seperti yang dicanangkan pemerintah pusat.

"Dengan adanya kegiatan kerja bakti bersih-bersih sampah, diharapkan tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga Magetan," katanya.



Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026