Kediri (ANTARA) - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, fokus masalah pendidikan dan kesehatan dalam Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) 2027.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Sabtu mengemukakan isu strategis di 2027 meliputi, peningkatan kualitas sumber daya manusia. Lalu peningkatan infrastruktur, lingkungan dan kota berkelanjutan. Pemantapan kelola pemerintahan, serta transformasi ekonomi dan penguatan investasi.

"Layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan ini menjadi prioritas utama kami karena pendidikan dan kesehatan ini membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia," katanya di Kediri.

Ia menjelaskan, sebenarnya dari pusat, provinsi hingga daerah program prioritas sama, yaitu di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, sarana dan prasarana dan lain sebagainya sehingga saling mendukung.

Dirinya juga menambahkan rancangan tema RKPD tahun 2027 adalah penguatan layanan dasar dan akselerasi transformasi pembangunan melalui inovasi, SDM, dan infrastruktur untuk penguatan daya tarik kota.

Terdapat tujuh prioritas pembangunan Kota Kediri di tahun 2027. Pertama, penguatan layanan dasar untuk meningkatkan kualitas SDM. Kedua, penguatan kerukunan sosial dan kebudayaan lokal sebagai identitas kota. Ketiga, optimalisasi infrastruktur kota yang berkualitas dan berkelanjutan.

Keempat, peningkatan kualitas lingkungan hidup. Kelima, peningkatan kualitas birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang responsif dan inovatif. Keenam, penguatan pemberdayaan kelurahan, ekonomi kerakyatan, dan ekosistem pariwisata. Ketujuh, penurunan kemiskinan dan peningkatan perlindungan sosial.

Mbak Wali, sapaan akrabnya juga mengungkapkan terkait sektor fiskal perencanaan yang telah dibuat betul-betul prioritas.

Pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas utama. Namun bidang lain seperti infrastruktur dan lainnya tidak akan dikesampingkan.

"Kami akan menyesuaikan dan berkolaborasi dengan provinsi maupun pusat agar yang tidak bisa dibackup APBD bisa dibantu provinsi maupun pusat dan swasta. Kalau pemerintah sendiri tidak akan bisa kita harus bersama-sama," ujar dia.

Dalam kesempatan ini, Mbak Wali juga menyampaikan beberapa capaian Kota Kediri. Pada tahun 2025, pertumbuhan ekonomi adalah 1,74 persen. Angka ini perlu dicermati mendalam karena struktur ekonomi Kota Kediri memiliki karakteristik yang khas, khususnya dengan kontribusi besar sektor industri pengolahan.

Apabila sektor industri pengolahan dikeluarkan dari perhitungan, maka gambaran pertumbuhan ekonomi Kota Kediri menunjukkan dinamika yang berbeda.

Pada tahun 2024, pertumbuhan ekonomi tanpa industri pengolahan mencapai 5,09 persen, dan pada tahun 2025 meningkat signifikan menjadi 7,33 persen.



Pewarta: Asmaul Chusna
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026