Kediri (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur memperkuat program guna memajukan potensi kebudayaan daerah agar generasi muda semakin memahami tentang kebudayaan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri Mohamad Solikin mengemukakan Kabupaten Kediri merupakan daerah yang kaya akan warisan sejarah, tradisi, dan seni mulai dari peninggalan masa lampau.
"Kabupaten Kediri ini kaya akan warisan sejarah, tradisi hingga seni budaya peninggalan masa lampu hingga budaya populer yang terus berkembang di tengah masyarakat," katanya di sela-sela pelantikan anggota Dewan Kebudayaan Kabupaten Kediri (DK3) Kabupaten Kediri Periode 2026–2029 di Kediri, Selasa.
Ia mengatakan keberadaan Dewan Kebudayaan Kabupaten Kediri memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah daerah dalam merumuskan arah kebijakan kebudayaan.
Dia mengapresiasi adanya Dewan Kebudayaan Kabupaten Kediri dan berharap kepengurusannya terus berkomitmen memajukan kebudayaan daerah.
“Pelantikan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat fondasi kebudayaan di Bumi Panji. Dewan Kebudayaan memiliki peran vital sebagai mitra pemerintah daerah dalam merumuskan arah kebijakan kebudayaan,” katanya.
Sekda mengatakan, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana juga menitipkan tiga tanggung jawab utama kepada anggota DK3 yang baru dilantik.
Pertama, mengawal serta mengusulkan program pemajuan kebudayaan yang inovatif. Kedua, menjadi wadah aspirasi dan kreativitas bagi para seniman, penggiat seni budaya, serta praktisi kebudayaan di Kabupaten Kediri. Ketiga, melestarikan sekaligus mengembangkan warisan budaya, baik yang bersifat benda maupun tak benda, di tengah arus modernisasi.
Pihaknya berharap melalui kepengurusan DK3 periode 2026–2029 dapat terbangun kolaborasi yang solid antara komunitas budayawan, seniman, dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
“Saya ingin kebudayaan di Kabupaten Kediri tidak hanya lestari, tetapi juga mampu memberikan dampak positif sebagai pendongkrak pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata daerah. Jadikan momentum ini sebagai bentuk pengabdian untuk pemajuan kebudayaan di Kabupaten Kediri,” kata dia.
Sementara itu, Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Kediri yang baru dilantik, Imam Mubaroq menyebut fokus kerja DK3 akan mengacu pada objek pemajuan kebudayaan yang meliputi berbagai unsur, seperti pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, permainan tradisional, ritus, seni, bahasa, dan unsur kebudayaan lainnya.
“10 objek pemajuan kebudayaan tersebut akan menjadi fokus kerja kami yang dibagi kepada anggota dari unsur masyarakat untuk terus dikaji dan dikembangkan,” kata Gus Barok, sapaan akrabnya.
